Pandemi COVID-19 Idris Ingatkan Insan Pendidikan Harus Patuhi PJJ

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Dengan dimulainya Tahun Ajaran 2020 – 2021 bagi pelajar di semua tingkatan, siswa akan menjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui metode Belajar Dari Rumah (BDR).

“Jadi, PJJ melalui metode BDR ini bakal diselenggarakan mulai 13 Juli hingga 18 Desember 2020. Untuk itu, diharapkan kepada semua insan pendidikan untuk mematuhi protokol yang sudah ditentukan,” ujar Walikota Depok, Mohammad Idris, di Balaikota Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa untuk masa pengenalan lingkungan sekolah dan pengenalan bakat minat siswa akan diselenggarakan pada tanggal 13-17 Juli 2020 harus dilaksanakan secara online. Jadi, dengan demikian kegiatan tatap muka di sekolah pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional ini tidak diperkenankan.

“Karena, ini dilakukan bertujuan untuk menjaga anak-anak dan insan pendidikan dari kemungkinan terjadinya penularan Covid-19,” tutur Idris.

Dia juga menyampaikan informasi perkembangan Covid-19, bahwa kasus sembuh per hari ada penambahan sebanyak 10 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh menjadi 653 orang atau 74,37 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif di Kota Depok.

“Sementara, dengan penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 7 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium Kesehataan Kota Depok (Labkesda) sebanyak 3 kasus, Laboratorium RS UI sebanyak 3 kasus dan 1 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Jadi, dengan penambahan ini, total pasien konfirmasi positif sebanyak 878 orang. Untuk yang meninggal dunia 36 orang,” papar Idris.

Idris menambahkan, bahwa untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 8 orang. Meski demikian, per hari ini OTG selesai pemantauan bertambah 7 orang, sehingga ada 2172 OTG yang selesai pemantauan.

“Sedangkan, untuk ODP bertambah 4 orang, yang selesai pemantauan bertambah 8 orang. Maka ada 3606 ODP yang selesai pemantauan. Jadi, untuk PDP per hari bertambah 2 orang, kemudian 253 orang yang masih dalam pantauan,” pungkas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Kota Depok itu. 

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply