Idris: Ada 12 Kelurahan di Depok Bebas COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Pemerintah Kota Depok, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok merilis data perkembangan terbaru kasus virus Corona atau Covid-19. Berdasarkan dengan sebaran kasus positif terdapat 12 kelurahan di Kota Depok dinyatakan tidak memiliki kasus positif Covid-19.

“Untuk itu, diharapkan kondisi ini harus dipertahankan agar tidak muncul kasus-kasus baru di wilayah tersebut,” ujar Wali Kota Mohammad Idris, Minggu (5/7), di Balaikota Depok, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, bahwa dari belasan wilayah tersebut Kelurahan Limo memiliki perkembangan yang pesat, dengan kasus sembuh sebanyak 16 orang. Kemudian, disusul Kelurahan Tirtajaya sebanyak delapan kasus, Kelurahan Meruyung tujuh kasus, dan Kelurahan Pondok Jaya lima kasus.

“Sedangkan, sisanya, yang dinyatakan bebas dari kasus Covid-19 adalah Kelurahan Kedaung, Harjamukti, krukut, Pangkalan Jati, Duren Mekar, Duren Seribu, Bojongsari Lama, dan Bojongsari Baru,” jelas Idris.

Menurutnya, bahwa adapun bagi kelurahan lainnya yang masih memiliki kasus positif, dimohon untuk terus melakukan upaya pencegahan, pendeteksian, dan penanganan atau respons. Yakni, dengan mendorong pasien isolasi mandiri agar dapat melakukan isolasi di rumah sakit.

“Karena ini dilakukan untuk mencegahnya kembali penularan pada lingkungan keluarga dan orang-orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan,” tutur Idris.

Dia juga menyebutkan, bahwa perkembangan pasien sembuh Covid-19 hari ini bertambah delapan orang. Dengan demikian total pasien sembuh menjadi 572 orang atau 70,36 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

Selanjutnya, kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 13 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak delapan kasus, tiga kasus merupakan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Kota Depok (Labkesda), dan dua kasus lainnya berasal dari informasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta hasil pemeriksaan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

“Artinya, dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 813 orang dan pasien yang meninggal dunia 35 orang,” ucap Idris.

Idris menambahkan, bahwa untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah lima orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dua orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah satu orang.

“Sedangkan, untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 118 orang atau tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Meski begitu, status PDP ini merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI,” pungkas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply