Penyebaran Video Coronavirus di Muara Baru Resahkan Pengusaha

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Viralnya Video Coronavirus di Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sejak Kamis (11/06) sangat meresahkan masyarakat, utamanya para pengusaha yang berada dilingkungan Muara Baru.

Penyebaran video coronavirus melalui content WhatsApp (WA) malai beredar menjelang siang Kamis, yang mengagetkan masyarakat. Dalam video itu disebutkan: “Muara Baru, ada Corona di Muarabaru, Muarabaru, Corona, Corona dijemput.”

Video yang berdurasi lebih kurang 22 detik itu langsung viral dilingkungan pengusaha Muarabaru dan masyarakat sehingga semua menjadi panik.

“Kita panik! Bagaimana tidak panik, ditengah Pandemi Coronavirus atau Covid-19 ini setiap orang was-was. Dokter dan perawat saja menjadi korban. Apalagi kita-kita ini. Kita tidak tahu ada penyakit apa yang ada dalam tubuh kita yang menjadi tumpangan coronavirus itu,” ujar salah seorang pengusaha di Muara Baru yang tidak mau disebutkan, Jumat siang.

Pengusaha itu berharap polisi menyeret penyebaran video hoax itu diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kita berharap kepada bapak kepolisian segera menyeret pelakunya. Proseslah sesuai hukum yang berlaku, jangan ada pandang bulu,” tegasnya.

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Muarabaru AKP Seto Handoko mengatakan sedang diproses. “Kita sudah memeriksa pembuat Video itu bernama Ewin, dan demikian juga penyebarnya berinisial B. Kita akan proses,” ujar Kapolsek kepada Wartawan, Jumat (12/06).

Kapolsek mengatakan setelah diketahui adanya video itu pihaknya langsung melakukan penyelidikan. “Kita sudah berkoordinasi kepada para pengusaha bahwa video itu adalah hoax. Tidak benar adanya penjemputan terhadap seseorang yang terkena coronavirus di pelabuhan Muarabaru. Adapun adanya orang yang menggunakan APD di pelabuhan sebagaimana dalam video itu bukan untuk menjemput pasien coronavirus, melainkan mereka mau melakukan rapid test Covid-19 terhadap ABK yang akan melaut atas permintaan perusahaan,” ungkap AKP Seto Handoko.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply