BLK Ditinjau Untuk Jadi Tempat Karantina COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Bupati Bondowoso Salwa Arifin bersama beberapa Kepala Organiasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau beberapa ruang Balai Latihan Kerja (BLK). Tinjauan itu untuk melihat layak tidaknya BLK dijadikan tempat karantina menghadapi New Normal, Selasa (09/06).

Bupati mengatakan, setelah melihat beberapa kondisi ruangan, gedung BLK masih kurang memenuhi syarat untuk dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien terjangkit virus corona atau Covid – 19. Selain lembab, banyak fasilitas yang belum memenuhi syarat di gedung itu.

“Setelah kita lihat beberapa ruangan gedung ini, kurang memenuhi syarat untuk dijadikan tempat isolasi pasien,” kata Bupati di gedung BLK, saat menggelar konferensi pers soal kunjungannya.

Bupati memutuskan untuk mengoptimalkan rumah sakit paru sebagai tempat isolasi. Dari pada gedung BLK yang masih banyak kekurangan soal fasilitas. Namun, ketika kondisi darurat, gedung BLK akan dipaksakan sebagai tempat isolasi.

“Kami akan tetap mengoptimalkan rumah sakit paru di Grujugan. Disana masih ada ruangan, dari 35 keseluruhan. Seumpama darurat, kita tetap gunakan gedung ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso M. Imron menyampikan, ketika gedung BLK pada nantinya dipaksakan sebagai tempat isolasi, akan meminta bantuan personil kesehatan dari TNI maupun rumah sakit Bayangkara. Namun, untuk sementara masih tetap memfungsikan rumah sakit paru.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply