Steven Aprilius Dituntut 10 Tahun Penjara Atas Kepemilikan Narkotika

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA –

Steven Aprilius Setiawan terdakwa kasus kepemilikan sabu seberat 11,31 gram dan 1,81 gram ekstasi berserta timbangan elektrik ini bernasib mujur. Pasalnya, jaksa hanya menuntut hukuman pidana penjara 10 tahun.

Sidang yang dipimpin oleh hakim Pujo Saksono ini mengagendakan pembacaan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suwarti dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Anehnya, meski ancaman hukumnya lebih dari 5 tahun Steven tidak mau di dampingi penasehat hukum. Padahal pihak pengadilan memberikan bantuan hukum secara gratis.

Sementara dalam berkas tuntuntan JPU yang dibacakan Suwarti, terdakwa dinyatakan terbukti bertindak sebagai kurir sabu-sabu dan ekstasi. Sehingga, oleh Jaksa perbuatan Steven Aprilius Setiawan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta Majelis Hakim menghukum terdakwa Steven Aprilius dengan pidana penjara selama sepuluh tahun penjara,” tuntut Jaksa Suwarti.

Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar. “Dengan ketentuan, jika tidak dibayar diganti dengan kurungan 6 bulan penjara,” imbuhnya.

Menanggapi tuntutan JPU, terdakwa yang menjalani sidang dari Lapas Kelas 1 Medaeng dan tidak didampingi pengacara akan mengajukan pembelaan tertulis.

Hakim Pujo Saksono yang memimpin persidangan pun memberikan waktu sepekan kepada terdakwa Steven Aprilius untuk menyiapkan nota pembelaan.

“Ya, kami berikan waktu satu minggu untuk pembelaan,” jawab hakim Pujo Saksono.

Untuk diketahui, Steven Aprilius Setiawan sendiri sebenarnya hampir lolos dari jerat hukum. Namun, ditangkapnya terdakwa Melisa Leonita (berkas terpisah) oleh Polrestabes Surabaya membuat Steven Aprilius pun ikut tertangkap.

Steven Aprilius dan Melisa Leonita ditangkap saat sedang menuju Hotel Sahid Jl. Raya Gubeng Surabaya usai mengambil 5 butir narkotika jenis Extasi di Jalan Sawentar No. Surabaya.

Selanjutnya saat polisi melakukan penggeledahan dirumah terdakwa Steven Aprilius ditemukan 1 klip besar berisi Nakrkotika jenis sabu dengan berat 10,25 gram, 1 klip besar berisi Nakrkotika jenis sabu dengan berat 0,66 gram, 1 klip besar Nakrkotika jenis sabu dengan berat 0,40 gram, 1 klip berisi 2 butir Narkotika jenis Extasi warna dengan berat 1,14 gram, 1 klip berisi 1 butir Narkotika jenis Extasi warna hijau dengan berat 0,67 gram, 1 bungkus plastik besar berisi Narkotika jenis ganja dengan berat 6,95 gram, 1 timbangan elektrik.

Barang haram itu sebetulnya didapatkan Steven Aprilius secara gelondongan dari Arab (DPO) dengan berat 20 gram ditaruh dalam bungkus rokok Surya di depan rumah di Jalan Dempo No. 15 Surabaya.

Berdasarkan Sistim Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, kasus peredaran Narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu ini Steven Aprilius tidak sendirian jadi tersangka, tapi juga ada nama lain yakni Melisa Leonita. Namun berkas Melisa Leonia belum muncul di SIPP PN Surabaya.

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply