Sejumlah WBP Rutan Pondok Bambu Terpapar COVID-19, Sidang Teleconverence Ditiadakan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Sidang Teleconverence dari Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur sejak Senin (11/05) ditiadakan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta dan Pengadilan Negeri Bekasi terkait adanya sejumlah Warga Binaan Rutan Pondok Bambu dari coronavirus (COVID-19).

Hal itu terungkap dari adanya surat Permohonan Plt. Kepala Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Klas I Pondok Bambu, Jakarta Timur Ema Puspita Nomor : W1O.PAS. 12-PK.01.01-755 tertanggal 11 Mei 2020. Perihal  Pemberitahuan Peniadaan Siding Online sehubungan dengan terindikasi adanya paparan COVID-19 diarea Rutan Pondok Bambu, untuk sementara, karena akan dilakukan pemeriksaan Rapid Tes terhadap petugas dan pegawai Rutan pengawal dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Surat itu si tujukan Kepada:

1. Ketua Mahkamah Agung RI

2. Jaksa Agung RI

3. Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

4. Kepala Kejaksaan Negeri Se-DKI  Jakarta.

5. Kepala Kejaksaan  Negeri Bekasi

6. Ketua Pengadilan Tingi DKI Jakarta 7. Ketua Pengadilan Negeri Se DKI Jakarta dan

7. Ketua Pengadilan Negeri Bekasi

Surat itu ditembusan kepada:

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI dan

Kepala Kanwil Kemenkumham, DKI Jakarta

Informasi yang dihimpun dilingkunga rutan, ada seorang WBK yang berobat ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, karena sudah sembuh lalu kembali ke Rutan. Namun malam harinya sakit lagi. Setelah dilakukan tes, ternya dia positif  COVID-19, Sabtu (9/5/2020).

Selanjutnya teman sekamarnya yang sakit itu  dites, ternyata merekapun juga sudah terpapar.

Informasi yang berkembang pada hari Senin (11/05/2020), diketahui ada sejumlah WBK lain juga yang terpapar sehingga blok A diisolasi.

“Ya, tapi belum pasti virus Corona, baru terindikasi reaktif virus belum dikategorikan. Itu nanti kan dari dokter itu masih positif dari rapid test nanti masih menunggu swab dulu,” kata Plt Karutan Pondok Bambu, Ema Puspita, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/05).

Rapid test merupakan metode screening awal untuk mendeteksi virus Corona. Jika seseorang dinyatakan reaktif saat rapid test, selanjutnya harus dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) untuk memastikan positif COVID-19 atau tidak.

Ema mengatakan saat ini 14 penghuni rutan itu telah dilakukan tes swab. Kini pihaknya masih menunggu hasil tes swab yang dilakukan oleh Puskesmas Duren Sawit.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DKI Jakarta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Dr. Bambang Sumardiono ketika dikonfirmasi Minggu (10/05) situasi di Rutan Pondok Bambu mengatakan, masih menunggu hasil tes dokter.

Sementara Humas PN Jakarta Utara Djuyamto SH mengakui bahwa hari Senin (11/05) tidak ada sidang dari RUTAN Pondok Bambu. “Ya benar! Hari ini tidak ada sidang dari pondok bambu,” tegas Djuyamto.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply