Temboro Klaster Baru COVID-19, Danrem 081/DSJ Berupaya Percepat Penanganannya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA MADIUN – Ponpes AL Fatah Temboro kini telah menjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19 di wilayah Jawa Timur dan saat ini sudah puluhan santrinya dinyatakan positif COVID-19.

Bukan hanya santrinya, terdapat pula warga yang tinggal di sekitar Ponpes tersebut yang juga dinyatakan positif tertular COVID-19.

Atas banyaknya berbagai temuan itu, kini Desa Temboro harus diisolasi dari dunia luar untuk sementara waktu. Akses menuju Temboro ditutup sejak Selasa (21/4). Kini hanya ada satu jalan untuk keluar dan masuk bagi warga setempat, petugas posko dan tenaga medis.

Sementara itu, melihat kondisi tersebut, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki S.E., M.Si. tak mau tinggal diam dan berupaya keras untuk dapat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut agar tidak semakin meluas.

Untuk itulah, siang ini ia terlihat mengunjungi Posko Check Point Penanganan COVID-19 yang berada tak jauh dari Lokasi Ponpes Al Fatah yang berada di Desa Temboro, Kec. Maospati, Kab. Magetan, Jawa Timur, Sabtu (09/05).

Kepada Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. beserta unsur Forkopimda lainnya, Danrem berpesan agar Klaster Temboro ini mendapatkan perhatian yang serius dan penangannya juga harus cepat dan tepat agar tidak semakin meluas penyebarannya.

Selain itu, terkait adanya santri dan warga lainnya yang pernah kontak dengan pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19, Danrem meminta agar mensosialisasikan kepada mereka untuk dapat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sedangkan banyaknya warga yang terdampak dari adanya COVID-19, Danrem meminta kepada Dandim dan segenap Forkopimda Magetan lainnya, untuk senantiasa berkoordinasi guna mencarikan win-win solution agar dapat membantu meringankan beban hidup mereka.

RED

Share.

About Author

Leave A Reply