Jam Pidsus Mulai Melakukan Penyidikan Terhadap Sejumlah Pejabat Bea & Cukai

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Penyidik yang diketuai oleh Viktor Antonius S SH MH., dibawah Koordinator Bambang Bachtiar SH MH., sejak Senin, 04 Mei 2020, mulai melakukan pemeriksaan saksi dalam perkara tersebut, dan hari ini Rabu, 06 Mei 2020 Tim Penyidik kembali memeriksa 2 orang pejabat dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai pada Kementerian Keuangan RI, yaitu :

  1. Winarko (Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Ditjen Bea dan Cukai ).
  2. Muhtadi (Kepala Bidang P2 Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok),” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH, Rabu (6/5/2020).

Sementara itu kata Hari, sebelumnya, Senin 04 Mei 2020 yang lalu telah diperiksa 4 orang saksi yaitu:

  1. M. Amir (Kepala Sub Direktorat Intelijen pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai);
  2. Kristi Agung Susanto (Pelaksana P2 KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok);
  3. Agung Rahmadani (Pelaksana P2 pada KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok);
  4. Muhtadi (Kepala Bidang P2 KPU Bea dan Cukai Tanjung Priuk).

Sedangkan pada hari Selasa, 05 Mei 2020 telah diperiksa Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta dalam jabatannya sebagai Direktur P2 pada Direktorat P2 Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI.

“Pemanggilan para saksi itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-22/F.2/Fd,2/04/2020 tertanggal 27 April 2020 oleh Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung RI guna melakukan penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyalahgunaan kewenangan dalam Importasi Tekstil pada Direktorat Jendral (Ditjen) Bea dan Cukai Tahun 2018 s/d 2020,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH.

Pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP,” tambah Kapuspenkum.

Dia juga memberi tahukan bahwa dalam pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, antara lain dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply