Kejagung Genjot Terus Penyidikan Korupsi PT. Danareksa Sekuritas dan PT. Asuransi Jiwasraya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung RI, melakukan pemeriksaan terhadap 2 Pejabat dan mantan Pejabat PT. Danareksa Sekuritas sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pemberian fasilitas pembiayaan dari PT. Danareksa Sekuritas kepada PT. Evio Sekuritas Tahun 2014-2015, Selasa (05/05).

Pada hari yang sama tim pidsus juga melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

Dari 4 orang saksi yang diperiksa, 2 orang merupakan saksi dari Departemen Pemeriksaan Pasar Modal pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2015-2016, 1 orang saksi dari perusahaan managemen investasi dan 1 dari pihak pemilik SID (single Investor Identification) yang terafiliasi dalam proses jual beli saham dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

Ke 4 saksi itu ialah:

  1. Rudolfus Pribadi Agung S (Dirut PT. DAP Jasa Capiltal Asset Management)
  2. Edi Broto (Direksi Pemeriksaan Pasar Modal BEI Tahun 2015-2016)
  3. Sugianto (Kepala Departeman Pemeriksaan Pasar Modal BEI Tahun 2015-2016)
  4. Ir. Dumoly Fresddy (pemilik SID yang diblokir).

Sementara 2 orang saksi yang diperiksa dalam kasus pemberian fasilitas pembiayaan dari PT. Danareksa Sekuritas kepada PT. Aditya Tirta Renata Tahun 2014-2015, yaitu:

  1. Hendrich Syahputra (Mantan Bisnis Strategi Development Officer PT. Danareksa Sekuritas );
  2. Satrio Hadi Waskito, SE. (Mantan Head of Priority Customer Distribution Division pada PT. Danareksa Sekuritas).

“Keduanya diperiksa untuk perkara Tipikor Danareksa PT. Evio Sekuritas,
sementara itu saksi untuk perkara Tipikor Danareksa PT. Aditya Tirta Renata adalah Jenpino Ngabdfi yang merupakan Direktur Investment Bank PT. Danareksa Sekuritas dan Iman Hilmansyah yang merupakan Direktur Investment Bank PT. Danareksa Sekuritas periode tahun 2012-2016
Keempat saksi merupakan pejabat dan mantan pejabat dari pihak PT, Danareksa Sekuritas yang diperiksa untuk digunakan sebagai alat bukti berupa keterangan saksi guna pembuktian perbuatan para tersangka perkara dugaan tiindak pidana korupsi dalam pemberian fasiltas pembiayaan dari PT. Danareksa kepada 2 perusahaan swasta tersebut diatas,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH.

Dia menambahkan bahwa pemeriksaan para saksi dalam perkara ini masih tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, dimana sejak seminggu yang lalu Penyidik sudah mengenakan APD lengkap dan pemeriksaan dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dan/atau tersangka dengan Penyidik serta saksi / tersangka yang diperiksa mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan pemeriksaan.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply