Idris: Jumlah Kesembuhan Pasien COVID-19 Semakin Meningkat

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerangkan, bahwa
berdasarkan data yang dirilis perkembangan kasus virus Corona atau COVID-19 di Kota Depok. Yakni, pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 44 orang di Kota Depok.

“ Jadi, ‘Alhamdulillah’ satu pasien kembali dinyatakan sembuh, hingga saat ini bertambah jumlahnya menjadi 44 orang,” ujar Idris, Jum’at (01/05).

Dia menjelaskan, bahwa dalam perkembangan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rata-rata per hari terus mengalami penurunan setelah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Seperti, untuk OTG sebelumnya 48-49 kasus per hari, menjadi 22-23 kasus per hari. Sementara PDP dari 27-28 kasus, turun menjadi 26-27 kasus per hari dan ODP dari 83-84 kasus per hari menjadi 32-33 kasus per hari.

“Artinya, ini menunjukkan bahwa adanya dampak intervensi dari program PSBB serta mulai tumbuhnya kesadaran oleh masyarakat khususnya di Kota Depok ini,” jelas Idris.

Menurutnya, bahwa jumlah pasien terkonfirmasi, menjadi 298 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 18 orang. Jadi, penambahan kasus tersebut berasal dari PDP yang telah menjalankan tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) positif dan hasil tindaklanjut dari Rapid Test.

“Selanjutnya, jumlah PDP yang meninggal saat ini sebanyak 52 orang. Namun demikian, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil pemeriksaan PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” tutur Idris.

Idris juga menambahkan, bahwa pihaknya telah memperpanjang masa PSBB di Kota Depok. Terhitung mulai tanggal 29 April hingga 12 Mei 2020.

“Maka, kami mengimbau kepada seluruh warga agar mengikuti protokol pemerintah dan peraturan PSBB. Saat ini secara intensif kami menurunkan petugas untuk melakukan monitoring, termasuk langkah-langkah penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku agar dapat menghentikan penularan COVID-19 khususnya di Depok,” imbuh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply