Dukung PSBB GOWA, Penjaga Posko Perbatasan Bajeng Barat Tak Berikan Izin Lewat Bila Tak Pakai Masker

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, GOWA – Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa terus bergerak untuk mencegah penyebaran virus covid 19. Seperti dilaksanakan di Desa Mandalle.

Pengawasan terhadap mobilitas masyarakat diperketat. Pengguna jalan yang melintas tidak menggunakan masker tidak diberikan izin untuk melewati Desa tersebut.

Kepala Desa Mandalle, menjelaskan dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Kabupaten Gowa memberlakukan PSBB. Mulai pada tanggal 4 Mei 2020.

Dalam mendukung program tersebut, pihaknya telah melakukan tahap sosialisasi kepada masyarakat dan kepada pengguna jalan yang melintas.

“Kegiataatan ini rutin dilaksanakan dengan membuat posko perbatasan Kabupaten, yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, “ujar Zainal Naro, Minggu (3/5).

Posko perbatasan tersebut, lanjut Zainal Naro di jaga setiap hari hingga pukul 22.00 WITA dan sudah berlangsung selama dua pekan.

“Portal yang kita buat bukan untuk menghalangi pengguna jalan.Tapi untuk memberikan pembelajaran kepada mereka tentang pentingnya pemakaian masker sebagai salah satu langkah memutus rantai penyebaran virus Covid-19, “sebutnya.

Menurutnya, kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan selaku Kades ia meminta maaf kepada semua pengguna jalan, karena perjalanannya terganggu. Dan yang tidak menggunakan masker, tidak akan di izinkan untuk melanjutkan perjalanan sebelum menggunakan masker. 

“Semoga apa yang kita lakukan paling tidak bisa menjaga wilayah kita dan Kabupaten secara keseluruhan dari pertambahan kasus covid-19,” tutupnya.

BACHTIAR BARISALLANG

Share.

About Author

Leave A Reply