Bagaimana Lembaga Pendidikan Merespon Dampak COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Wabah Covid 19 masih menjadi masalah besar di hampir seluruh negara termasuk negara kita Indonesia. Pemerintah juga telah mengambil langkah salah satunya dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar dampak dari wabah virus Corona bisa cepat selesai dan situasi normal kembali.

Hampir semua sektor terkena dampak dari wabah virus corona ini. Salah satunya adalah di sektor pendidikan karena hampir 80 persen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkena dampak dari wabah Covid 19 ini.

Rektor UAI dan Guru Besar IPB Bogor, Prof. Asep Saefuddin dalam acara diskusi “Koreksi” Kita Ngobrol Edukasi menggunakan aplikasi zoom meeting mengatakan bahwa masalah ini sudah jelas, Dirjen Dikti harus cari kampus-kampus yang sangat berat terdampak Covid 19 ini. Memang harus pakai Proposal, tapi bukan ribet (rumit). 

“Terus terang saja yang dilakukan oleh kampus ya Self Help sekarang ini. Jadi Self Help itu dosen ada yang patungan atau pemberian subsidi pulsa. Itu tidak bisa dilakukan semua kampus PTS. Ada PTS yang untuk menggaji Dosennya saja sudah mulai mikir, apalagi untuk memberi pulsa ke mahasiswa itu sangat berat.” terang Rektor UAI, Asep Saefuddin dalam acara Koreksi, Kamis (30/4).

Prof. Asep Saefuddin menjelaskan terkait masalah yang dialami PTS harus ada unsur pemerintah, tentu bisa masuk kedalam konsep jaring pengaman sosial di cluster pendidikan.

“Pemerinta Daerah juga harus peduli dengan masalah yang ada di sektor pendidikan ini” ujar Prof. Asep Saufudin.

Koreksi”(Kita Ngobrol Edukasi) sebuah acara diskusi menggunakan aplikasi zoom meeting dengan mengangkat tema-tema yang menarik dengan menghadirkan para nara sumber yang akan memberikan edukasi dan wawasan baru bagi kita.

EDISON MUNTHE

Share.

About Author

Leave A Reply