Keterangan Novel Dibantah Terdakwa Dipersidangan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satria Irawan SH MH., Fedrick SH MH., dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menghadirkan saksi Novel Baswedan, dan Yusri Yuda untuk didengarkan keterangannya dalam perkara penyiraman air keras Novel Baswedan yang dilakukan terdakwa Rony Bugis dan Rahmat Mahulete di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (30/04).

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Djuyamto, SH, MH Novel Baswedan (penyidik KPK) mengatakan dirinya disiram air keras dari sisi kanannya oleh dua orang pengendara sepeda motor dengan posisi berhadapan.

“Setelah selesai sholat subuh dari mesjid dekat rumah saya, kemudian saya keluar dan menuju kerumah. Tetapi ditengah perjalan antara mesdjid dan rumah, saya berpapasan dengan satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Setelah mendekat, motor nya melambat seolah hendak menyapa saya. Namun ke Tika berjarak 1 meter penumpang motor yang duduk dibelakang tiba-tiba menyiramkan air keras kemuka saya lalu mereka langsung kabur,” ucap Novel Baswedan menjawab Ketua Majelis Hakim Djuyamto.

Kemudian Novel mengungkapkan, paska penyiraman wajah nya merasa perih dan panas. Kemudian Novel membuka bajunya dan mencari air di dekat TKP namun tidak ada. “Setelah dengan susah payah saya mencari air tidak berhasil kemudian saya berpikir untuk kembali ke mesdjid dengan harapan minta pertolongan. Ketika saya berputar hendak mengarah ke mesjid jidat saya terbentur pohon nangka dan benjol. Sambil menahan rasa sakit dan perih diwajah saya berusaha ke mesdjid dan ditolong orang. Sebelum diantar ke RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, orang yang menolong saya itu menyiramkan air ke wajah saya dengan harapan mengurangi rasa perih dimata dan panas diwajah,” terang Novel.

Pernyataan Novel Baswedan yang mengatakan wajah disiram dari sebelah kanan dibantah Terdakwa. “Saya menyiram dari sebelah kiri, bukan dari sebelah kanan,” ujar Terdakwa Rony menjawab majelis yang menanyakan apa ada keberatan dengan keterangan saksi.

Sementara keterangan saksi Yusri Yuda tidak jauh beda dari keterangan Novel. Yusri Yuda mengatakan melihat Novel berjalan mendekati mesdjid dengan suara meringis: Panas, panas, perih. “Saya menyaksikan pak Novel Basweda berusaha mencari sesuatu dengan suara meringis kesakitan. “Setelah kita lihat lalu kita menyiram dengan air PAM dengan harapan mengurangi perih dan panas diwajahnya, lalu kita bawa ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading,” ungkap Yusri Yuda kepada majelis.

Kemudian majelis bertanya secara rinci. “Saudara saksi, apa yang saksi lihat terkait beristiwa ini? Sepanjang perjalanan Novel mengatakan panas-panas. Setelah sampai di RS pipinya dikompres. Lalu dokter jaga RS bertanya diberitahukannya kena siram air keras, lalu dokter jaga memberikan kompres pendingin, selebihnya saya tidak tahu lagi, karena selanjutnya saya pemembuat ke Polsek” tutup Yusri Yuda.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply