Kampung Inggris Buka Dapur Umum Lawan Corona

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Hampir semua negara di dunia menghadapi wabah Covid-19, tak terkecuali Indonesia. Virus ini memberikan banyak perubahan dan dampak sosial yang terjadi baik secara politik, maupun ekonomi.

Khususnya sektor ekonomi ini sangat mengganggu sekali terutama masyarakat golongan menengah kebawah. Mungking pengusaha sudah banyak yang gulung tikar, tetapi masyarakat ekonomi lemah seperti kariawan berjuang hanya untuk sesuap nasi, apa yang akan dimakan besok.

Di tengah situasi yang serba sulit ini, ada hal yang sangat menarik dan bisa memberikan semangat serta contoh bagi kita semua. Kampung Inggris yang didirikan oleh Mr. Kalend yang terletak di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini bisa dijadikan salah satu bentuk percontohan dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Dapur Umum ini adalah bagian dari program menghadapi corona di lingkungan Kampung Inggris Pare. Secara filosofis kegiatannya adalah menyampaikan pesan kepada para tutor ataupun pelajar yang masih tinggal di Pare bahwa kita tidak sendirian. Kita bisa bersama-sama bergotong royong melewati wabah ini dan berharap bisa selesai. Adapun secara teknis kegiatan Dapur Umum Kampung Inggris adalah mendata para tutor ataupun pelajar yang masih tinggal di Pare, kemudian membantu dan berusaha memastikan ketersediaan untuk buka puasa dan saur di bulan puasa ini,” ujar Lutfi S. Hidayat mewakili timm Dapur Umum Kampung Inggris-Pare melalui relis yang diterima redaksi radaronline.id, Minggu (26/4/2020).

Kampung Inggris Pare terletak di dua desa yaitu Desa Tulungrejo dan Pelem.

Kampung Inggris Pare sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu tujuan orang-orang yang hendak belajar bahasa Inggris melalui lembaga-lembaga kursusnya. Kegiatan belajar mengajar, kegiatan ekonomi seperti warung makan, boarding house, cafe, sewa sepada menjadi pemandangan sehari-hari. Namun karena adanya wabah Covid-19, semua kegiatan itu hampir tidak tampak lagi.

“Dalam kondisi terdampak corona dan juga bertepatan dengan Puasa Ramadhan 1441 H. Kampung Inggris memberikan pesan kepada semua orang akan pentingnya kesadaran bersama dengan nuansa gotong royong dalam melewati pandemi corona sekaligus dalam momen puasa. Forum Kampung Bahasa (FKB), Association of Sulawesi Students (Asset), Perpustakaan Jalanan (Perjal) Pare, Laskar Pengajar (LP), The Family of Moluccas (The Famous) dan dengan dukungan berbagai komunitas berusaha membangun semangat gotong royong tersebut dengan membuat Dapur Umum,” ungkap Mufti.

Lebih jauh dia mengungkapkan, Dengan segala keterbatasan dari setiap komunitas yang tergabung di Dapur Umum itu, mereka tetap berusaha optimal dan meyakini semua akan berjalan normal kembali. Selain itu, respon teman-teman pelajar maupun tutor terhadap program ini sangat positif dan sedikit banyak membantu meraka utamanya yang mempunyai kendala. Wabah corona ini memang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Hal itulah yang membuat Dapur Umum direncanakan dan diharapkan bisa terus berjalan dengan adanya keterlibatan semua pihak.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply