Masyarakat Diminta Hati – Hati Memberikan Informasi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yulianti merasa prihatin atas informasi yang mudah diberikan oleh masyarakat melalui media sosial. Padahal, informasi yang diberikan belum tentu kebenarannya. Terutama masalah pandemi corona virus disiase atau (COVID-19).

Menurut Haeriyah, warganet tidak perlu terburu – buru memberikan informasi sebuah kejadian, sebelum mengetahui betul kebenarannya. Sebab, informasi yang disampaikan di media sosial dapat meresahkan warganet yang lain.

” Banyak sekali informasi yang simpang siur terkait covid 19. Kami meminta kepada masyarakat, untuk dapat memilah dan memilih informasi yang benar. Salah satu caranya, melihat dari narasumber yang memberikan informasi itu,” kata Haeriyah diruangan kerjanya, Kamis (23/4).

Haeriyah meminta masyarakat banyak berfikir terlebih dahulu ketika ingin broadcast sebuah kejadian. Jangan sampai, informasi yang disampaikan malah membuat fatal, harus berurusan dengan penegak hukum karena memberikan informasi tidak benar.

‘Sudah banyak contoh, seseorang menyebarkan informasi, pada akhirnya berurusan dengan penegak hukum. Sebab, informasi yang disampaikan itu tidak benar. Jadi, kita semua harus hati – hati untuk memberikan informasi,” terangnya.

Haeriyah mengakui, peran media massa begitu penting untuk meluruskan informasi tidak benar. Sebab, wartawan dalam sebuah media massa dapat menemui narasumber yang kompeten untuk bisa dipublikasi dan dibaca oleh warganet.

“Peran media massa begitu penting untuk meluruskan. Dengan memberikan informasi yang akurat. Kita butuh dukungan media massa untuk menangkal berita bohong,” paparnya.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply