Komnas PA Serahkan Bantuan Sosial Kemanusiaan untuk Anak Indonesia Tangguh Melawan COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA  –  Data terkonfirmasi  Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19,  melaporkan bahwa sampai hari ini Kamis 23/04, DKI Jakarta masih menjadi episentrum atau pusat penyebaran virus corona dan merupakan daerah terbanyak terpapar wabah COVID-19 serta menduduki angka tertinggi korban meninggal dunia.

Diperkirakan  jumlah PDP dan orang terinfeksi positif virus mematikan dan jumlah orang meninggal dunia akan terus bertambah di DKI Jakarta, mendorong Pemerintah Daerah  DKI Jakarta  memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk 28 hari ke depan  hingga 22 Mei 2020  mendorong Pemda DKI Jakarta berinisiasi  memanfaatkan  gedung-gedung sekolah di wilayah DKI Jakarta guna dijadikan sebagai tempat isolasi bagi orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan sebagai tempat tinggal bagi para  pekerja medis maupun dokter.  Walaupun kebijakan ini banyak anggota masyarakat di sekitar sekolah pada umumnya menolak rencana Pemda DKI itu,  karena dikawatir dapat  membawa dan menularkan virus corona ditengah-tengah masyarakat.

Perpanjangan Kebijakan PSBB di DKI Jakarta dan didaerah lain  dapat dipastikan akan membawa dampak terhadap anak-anak dimana  diwajibkan dirumah aja, tinggal , belajar di rumah dan beribadah di rumah akan berdampak anak  mengalami stres berkepanjangan bahkan berpotensi  menjadi depresi,  karena hak dasar anak terabaikan.  Selama tinggal di rumah seperti hak bermain dan hak anak atas rasa nyaman dan aman serta hak anak atas rekreasi dan  hak memanfaatkan waktu dan budaya terrmasuk hak untuk bersosialisasi antar sesama teman sebaya dan teman bermain dilingkungan sekolah, dipastikan terbaikan,  demikian disampaikan Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka dalam rilisnya bersamaan  dengan penyerahan bantuan sosial kemanusiaan Sembako di Kantor Komnas Anak, Kamis (23/04).

Lebih lanjut Arist Merdeka menjelaskan jika kebutuhan hak dasar anak seperti hak bermain, hak atas kesehatan maupun hak anak untuk mendapatkan konsumsi makanan yang dapat meningkatkan kekebalan  dan daya tahan tubuh anak khususnya balita dari serangan COVID-19 terabaikan, anak-anak dapat dipastikan  akan menjadi sasaran dari pandemi COVID-19,  akibatnya anak akan semakin stress karena hak-hak dasarnya terabaikan bahkan bisa sampai melakukan tindakan bunuh diri.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, Komisi Nasional Perlindungan Anak yang didirikan tahun 1998 sebagai institusi independen yang diberi tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia, hari ini Kamis 23 April 2020, bersama Tim Aksi Solidaritas Anak Indonesia Tangguh melawan Pandemi COVID-19,  sehari sebelum bulan romadhon  berbagi kasih dengan  menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan berupa paket sembako kepada anak melalui orangtua dan atau keluarga yang sedang menghadapi kehilangan lapangan pekerjaan dan penghasilan di tengah-tengah serangan COVID-19 yang menyerang negeri ini.

Bantuan sosial kemanusiaan untuk anak dikumpulkan dari donasi  anggota masyarakat berlatar belakang berbeda dan  berpenghasilan lebih serta kerjasama dengan bantuan kemanusiaan yang diberikan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui  Komnas Perlindungan Anak diserahkan kepada anak melalui orang tua anak-anak yang saat ini ini kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian an.

Penyerahan bantuan sosial kemanusiaan sebagai kepedulian Komnas Anak kepada anak saat ini telah disalurkan  melalui keluarga yang membutuhkan.

Dan agar tepat pada sasarannya,  250 paket  sembako yang dikumpulkan dari berbagai donasi anggota masyarakat diserahkan secara bertahap dan ada juga yang diserahkan oleh  para relawan kemanusiaan Komnas Anak dengan cara menyerahkan langsung  kerumah dan tempat tinggal  orangtua anak juga dengan cara  membagi kupon kepada orangtua dengan maksud agar tepat pada sasaran yakni menggunakan sistim pendataan y by Name by Address.

Penyerahan 150 paket bantuan sosial kemanusiaan dari Kemensos untuk anak ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait bersama Dhanang Sasongko selaku Sekjen Komnas Perlindungan Anak dan Lia Latifah dihalaman kantor Komnas Anak.

150 paket bantuan sosial  kemanusiaan kepada anak itu diserahkan secara langsung bagi yang membutuhkan termasuk  kepada sejumlah supir Taxi dan angkot, jelas Arist. Anak Indonesia Tangguh Melawan COVID-19, ANak Merdeka!

RED

Share.

About Author

Leave A Reply