Raup Keuntungan Besar, Proyek Dukuh Kupang Barat X Diduga Tak Sesuai RAB

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA – Pekerjaan jalan paving baru dan saluran 40/60 Jalan Dukuh Kupang Barat X, terlihat banyak kejanggalan, diduga dikerjakan tidak sesuai RAB demi untuk meraup keuntungan tanpa melihat efek kebelakang.

Pihak kontraktor berani mengerjakan pekerjaan tersebut tanpa melihat kualitas dan kuantitas yang sudah di atur dalam kontrak, itu di karenakan dari pihak pengawas dan konsultan tidak bekerja dengan tufoksinya.

Saat dilakukan pemantaun di lokasi proyek, pengawas jarang turun ke lapangan, serta dari pihak Konsultan juga jarang di lapangan.

“Padahal Konsultan di biayai oleh negara yang seharusnya aktif kontrol di lapangan supaya tidak terjadi pengurangan dan kualitas pekerjaan yang baik,” ujar bahri

Terkait hal tersebut. Sekjen dan Wakil Ketua LSM LPPR Jawa Timur saat menghubungi Adi selaku Kabid Cipta Karya melalui pesan Whatsapp tidak ada tanggapan, terkesan melindungi pihak rekanan.

” Saya menanyakan papan nama yang tidak ada, direksi keet juga tidak ada di lapangan, tidak ada keterbukaan publik, pihak kontraktor menutup-nutupi anggaran yang ada pada pekerjaan tersebut,” terang Sekjen dan Wakil Ketua LSM LPPR Jatim, Saiful Bahri.

Lanjut dikatakan Bahri, padahal ini sudah ada anggaran, dan di RAB kontrak sudah dijelaskan. Untuk urugan sirtu saat pemasangan juga tidak sesuai dengan kontrak, di lapangan terlihat urugan setebal 4cm.

Serta, terlihat pada pemasangan Box Cover tidak rata, naik Turun , karena tidak adanya urugan sirtu di bagian bawah box, ada dugaan pihak Kontraktor menyusutkan anggaran proyek tersebut.

“Mungkin ini kerena ada dugaan hubungan dekat antara Kabid Ciptakarya dengan kontraktor, sehingga pihak Kabid Ciptakarya Pemkot Surabaya memilih bungkam dan tutup mata, Bahwa proyek tersebut ada dugaan Pelanggaran Undang-Undang Tipikord No.31 Th.1999,Jo UU No.20 Th.2001 Pasal 2 dan Pasal 3,” tegas Bahri.

Proyek Dukuh Kupang Barat X, Dinas Ciptakarya Pemkot Surabaya Pilih Bungkam.

NAMIN

Share.

About Author

Leave A Reply