Tiga Daerah di Jatim Ajukan PSBB

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id,SURABAYA – Tiga daerah di Jawa Timur (Jatim) Surabaya,Sidoarjo dan Gresik secara resmi telah bersepakat mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), untuk memutus mata rantai virus corona (COVID-19).

Ketiga Kepala Daerah, yakni Walikota Surabaya Tri Risma Harini, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Plt Sekda Gresik Nadlif mereka juga didampingi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan tertutup di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (19/4) sore.

Khofifah mengatakan, “Kami bersama-sama mengambil kesepakatan bahwa hari ini sudah saatnya kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik diberlakukan PSBB,” katanya.

Menurut Khofifah dalam pertemuan itu Risma juga telah membeberkan secara detail penelusuran titik-titik dan pola penyebaran virus corona (covid-19) di Surabaya,Pemkab Sidoarjo dan Pemkab Gresik.

“Tracing yang sudah dilakukan sangat detail oleh Pemkot Surabaya,tapi kita melihat bahwa penyebaran dari Covid-19 di tiga daerah ini menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.

Maka dari itu Khofifah mengaku akan segera mengajukan permohonan PSBB ditiga daerah tersebut ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).Namun demikian ia akan terlebih dahulu mematangkan peraturan Gubernur (Pergub) soal teknis PSBB.

Lebih lanjut kata Khofifah, penyebaran Covid-19 di Surabaya dari 31 kecamatan tercatat positif sebanyak 270 orang,PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 703 orang dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 1.806 orang.Untuk Sidoarjo dari 18 kecamatan,saat ini 14 kecamatan telah memiliki kasus Covid-19 tercatat positif sebanyak 55 orang, PDP sebanyak 118 orang dan ODP sebanyak 149 orang.

Sedangkan untuk Gresik dari 18 kecamatan,saat ini ada 11 kecamatan telah memiliki kasus positif sebanyak 20 orang, PDP sebanyak 102 orang dan ODP sebanyak 1.073 orang.

“Sidorjo dan Gresik memiliki pola interaksi kewilayahan yang sangat erat dengan Kota Surabaya,makanya kita pantau terus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

ROKIM

Share.

About Author

Leave A Reply