Bupati Kuansing dan Wabut Diperiksa Kejari Kuansing

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KUANTAN SINGINGI – Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini MSi, Selasa (14/4).

Bupati Kuansing diperiksa sebagai saksi terhadap 5 tersangka kasus dugaan korupsi di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kab. Kuansing, Anggaran Tahun 2017, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp10,4 miliar lebih.

Orang nomor satu di Kuansing itu diperiksa selama 6 jam lebih. Datang dengan memakai kemeja putih, mantan anggota DPRD Riau itu diperiksa sekitar pukul 11.00 WIB, hingga berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. 

“Ya benar! Pak Bupati diperiksa sebagai saksi, kemarin (14/4),” ujar Kajari Kuansing Hadiman kepada RadarOnline.id via WhatsApp (WA) Rabu (15/4).

Bupati Mursini diperiksa, karena anggaran itu digunakan untuk kegiatan dia, selaku kepala daerah. “Tidak mungkin anggaran itu digunakan oleh Muharlius dan Saleh cs untuk kegiatan beliau,” terang Kajari Kuansing Hadiman SH MH.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Halim sebelumnya diperiksa Senin sore sementara Bupati Mursini berhalangan hadir.

“Iya. Statusnya sama. Pak Wabup dipanggil juga sebagai saksi atas kasus Muharlius cs. Kan dia juga pimpinan daerah. Siapa tahu. Kan kalau bupati berhalangan, dia yang mewakili. Makanya, beliau juga kami panggil,” ujar Hadiman.

Hadiman mengatakan ke 5 tersangka dijerat dengan Palsa 3, Pasal 2 Jo Pasal 18 UU-RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU-RI No.20 tahun 2001.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply