Pengadaan Barang di DPU Tangsel Diduga Langgar Perpres No. 16 Tahun 2018

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG – Pengadaan barang/jasa di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga kuat telah melanggar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pasal 20 (2) Dalam melakukan pemaketan Pengadaan Barang/Jasa, dilarang : d. Memecah Pengadaan Barang/Jasa menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari Tender/Seleksi.

Pelanggaran yang dilakukan dalam pemaketan pengadaan barang/jasa konstruksi, dimana pengadaan barang ‘sengaja’ dipecah-pecah menjadi paket-paket berbiaya Rp 200 juta atau kurang dari Rp 200 juta untuk maksud menghindari tender.

Paket yang ‘sengaja’ dipecah itu adalah Pembangunan Pedestrian Jalan Tandon Ciater senilai Rp 1,2 miliar yang dipecah menjadi 6 (enam) paket dengan nilai masing-masing Rp 200 juta. Paket pecahan tersebut adalah : (1) Pembangunan Pedestrian depan Food Court Tandon Ciater, (2) Pembangunan Pedestrian depan Kolam Pemancingan Jl. Tandon Ciater, (3) Pembangunan Pedestrian Jalan depan Yayasan Ibnu Abbas Jl. Tandon Ciater, (4) Pembangunan Pedestrian Jalan Tandon Ciater RT 07 RW 03 Depan SMPN 19, (5) Pembangunan Pedestrian Jalan depan Kantor Kementerian Agama (lanjutan), dan (6) Pembangunan Pedestrian Jalan depan Gedung Pertanian Jl. Tandon Ciater.

Data yang diperoleh dari penelusuran pada laman pengadaan barang/jasa Kota Tangerang Selatan, ke-6 paket pecahan itu dilaksanakan oleh 3 penyedia jasa konstruksi yakni CV. Andika Jaya, CV. Putra Karbani, dan CV. Yuro Sejahtra Abadi. Masing-masing penyedia jasa tersebut mendapat 2 paket yang berimpit atau bersambung satu dengan lainnya.

Dari pantauan media daring ini, Senin, (13/4) 4 paket dari 6 paket tersebut telah dilaksanakan. Hanya 2 paket yakni di depan Food Court dan Gedung Pertanian yang belum dilaksanakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan, Aries Kurniawan yang hendak dikonfirmasi tentang dugaan pelanggaran terhadap Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah itu, tidak berhasil ditemui. Aries dikabarkan sudah keluar kantor.
“Pak kadis sudah keluar kantor. Tadi pagi ada, tetapi hanya sebentar,” kata petugas keamanan DPU, Senin (13/4).

Kepala Bidang Drainase pada DPU Tangsel, Eka Pribawa selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bidang Drainase dan Pedestrian juga tidak berada di kantor.

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply