Dukung Sidang Online, Rudianto: Patuhi Protokoler Kesehatan Cegah COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Mengingat terus bertambahnya jumlah pasien terpapar vandemi COVID-19, masyarakat diminta untuk terus menjaga, mengawasi, melindungi, mengawal dan menjalankan Protokoler Kesehatan melawan Corona (COVID-19) yang telah dikeluarkan pemerintah serta Maklumat Kapolri dengan cara efektif dan berkesinambungan.

Ditengah wabah COVID-19 saat ini, segala kegiatan dilakukan secara online. Bahkan masyarakat didorong untuk memanfaatkan “Stay and Learning at Home” untuk patuh dan disiplin menjalankan protokoler kesehatan melawan vandemi COVID-19, begitupun dengan kegiatan dilingkungan pengadilan.

Saat ini, pengadilan pun memberlakukan sidang online. Hakim, Jaksa, Petugas Lapas (Rutan) sepakat demi Cegah COVID-19.

Lalu bagaimana tanggapan Penasehat Hukum alias Advokat atau Pengacara terkait diberlakukan sidang online atau video Conference (Vicom)?

“Sejauh ini, kita nyaman dan tidak ada kendala. Bagi kita melakukan pembelaan terhadap klien kami hukumnya wajib, ” kata Rudianto Manurung SH MH CLA., di Jakarta, Kamis (9/4).

Seperti Penegak Hukum lain, dirinya mendukung gelar Sidang Online melalui Video Conference (Vicom) dalam upaya bersama anak bangsa cegah COVID -19.

“Ini solusi yang tepat. Kita dapat cegah Virus Corona, tapi sekaligus kepastian hukum tetap dapat dilakukan dalam kerangka Integrated Criminal Justice System, ” puji Rudi.

BARANG BARU

Namun demikian, mantan Jurnalis surat kabar ibukota mengingatkan semua pihak untuk saling mengoreksi agar proses sidang berjalan baik.

“Misalnya, listrik tiba-tiba mati, terdakwa sakit. Tentu perlu kesepakatan bersama dicarikan pemecahan agar kepentingan semua pihak terakomodir. Ini kan barang baru,” saran Pengacara Muda ini.

Oleh karena itu, Rudianto menegaskan antisipasi harus tetap dilakukan sedini mungkin, sehingga masalah sekecil apapun dapat diatasi sehingga tidak menganggu proses persidangan.

“Kita komit kelancaran persidangan menjadi tanggungjawab bersama. Jadi, kita dukung penuh, ” tegasnya.

Akibat dampak vandemi COVID-19, sebelumnya baik Kejaksaan, KPK, Polri dan Mahkamah Agung sepakat Gelar Sidang Online agar kepastian hukum ditegakkan.

“Tentunya, pula hindari terdakwa keluar demi hukum, karena masa tahanan sudah selesai hanya karena sidang ditunda,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono.

Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali mengeluarkan Surat Edaran demi institusi penegak hukum lain mendukung jalannya Sidang Online.

Terdakwa pun menyambut gembira, sebab kepentingannya juga diakomodir terkait penyelesaian perkara cepat, seperti diatur dalam KUHAP (Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

YEN

Share.

About Author

Leave A Reply