Pemkot Gencar Sosialisasikan Protokol Pemakaman Jenazah Positif COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Pemerintah Kota Depok, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) nya berusaha terus untuk gencar mensosialisasikan terkait protokol pemakaman jenazah pasien positif COVID-19 kepada masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Ahli Virologi University Of Adelaide Australia, Mohammad Indro Cahyono, tentang pemulasaran dan pemakaman jenazah COVID-19.

“Artinya, selain di Tempat Pemakaman Umum (TPU), juga dapat dimakamkan di tanah wakaf yang telah mendapatkan persetujuan dari warga setempat. Sebab, kami memakamkan salah satu warga yang terindikasi COVID-19 di tanah wakaf milik keluarga. Jadi, siapapun yang meninggal karena virus ini, dapat dimakamkan juga di tanah wakaf  yang sudah disepakati oleh masyarakat,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati, di Balaikota Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh koordinator Tempat Pemakaman Umum (TPU) agar mensosialisasikan hal tersebut kepada warga setempat.  “Jadi, koordinator TPU inilah yang akan sosialisasikan ke warga, bahwa jenazah pasien Covid-19 tidak menular karena sudah dibersihkan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) di rumah sakit,” tutur Ety.

Ety juga mengimbau agar masyarakat untuk tidak panik dan tidak menolak pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 di wilayahnya. Karena, sebelum dibawa ke pemakaman, jenazah tersebut telah melewati proses pemulasaran di rumah sakit sehingga terbebas dari virus.

“Artinya, dengan demikian seluruh TPU di Kota Depok telah siap menerima jenazah Covid-19. Selain itu juga, mudah-mudahan tanah wakaf juga bisa menerima setelah informasi positif yang disosialisasikan oleh koordinator TPU mulai hari ini,” imbuhnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply