Selamat Jalan Putra Terbaik Korps Adhyaksa Dr. Arminsyah

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Awan mendung menyelimuti Korps Adhyaksa. Salah satu Putra terbaik bangsa, Wakil Jaksa Agung RI Dr. Arminsyah telah meninggal dunia, Sabtu (4/4).

Laporan resmi meninggalnya Dr. Arminsyah datang dari Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono, SH, MH PKL 20.00 Wib, Sabtu (4/4), setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 13 B, pukul 14.30, Sabtu (4/4).

Menurut Kapuspenkum, Dr. Arminsyah pria kelahiran Padang, Sumatra Barat, 3 Mei 1960, itu merupakan figur pemimpin yang dekat dengan pegawai, rendah hati, perhatian, dan pendengar setia. “Banyak prestasi yang telah ditorehkan beliau selama menjalankan tugasnya sebagai Jaksa. Peraih gelar doctor cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK), 3,92 dari Universitas Airlangga (Unair) pada 18 Maret 2016 silam itu, telah mengakhiri pengabdian untuk bangsa dan negara, hari ini,” ujar Hari Setiyono dalam persrelisnya.

Kapuspenkum mengatakan, almarhum yang menjabat Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) menyajikan desertasi berjudul Redefinisi Hukum Konsep Kesengajaan dalam Tindak Pidana Korupsi.

Ia pun dikenal sebagai salah satu ujung tombak reformasi birokrasi kejaksaan. Keberhasilan mengangkat citra korps dengan menyabet predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) merupakan bukti totalitas kerja almarhum, tuturnya.

“Pria yang gemar olahraga sepeda itu juga selalu mendorong pemanfaatan sarana dan perbaikan sistem informasi dan teknologi (IT) di institusi yang membesarkan namanya. Berkat konsistensi dan kerja kerasnya, Kejaksaan menjadi salah satu lembaga negara yang modern dan terpercaya,” ungkap Hari Setiyono.

Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen yang juga pernah dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, itu punya gagasan menarik terkait upaya membangun manusia melalui 5 kecerdasan, yaitu kecerdasan fisik, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kecerdasan semangat spiritual.

“Jadi kita tidak boleh gampang marah, harus bisa menyikapi suatu keadaan dengan tenang,” ujar Kapuspenkum Hari Setiyono mengenang pernyataan Dr. Arminsyah kala membuka kejuaraan Tenis Meja Adhyaksa Open 2018, di Sasana Andrawina, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, April 2018, dua tahun silam.

“Bapak Arminsyah telah berpulang. Duka mendalam mengalir dari kerabat dan semua pihak yang merasa kehilangan. Selamat jalan putra terbaik Korps Adhyaksa dan terima kasih atas prestasi dan gagasan untuk membawa Kejaksaan semakin bersinar,” ucap Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono pada akhir kata-kata penghormatannya.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply