Sidik: Almarhumah Bukan Karena Corona Tapi Hipertensi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok, Sidik Mulyono menerangkan kasus yang diterimanya bahwa adanya warga Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Ani Susanti (56) meninggal dunia yang dikabarkan terinfeksi Coronavirus.

“Namun, ketika kita mendatangi kediamannya keluarga almarhumah untuk melakukan klarifikasi dan ternyata penyebabnya darah tinggi bukan corona.

“Jadi, kami sudah melakukan klarifikasi ke rumah duka, dibilangan Baktijaya. Artinya, yang meninggal ini, tidak ada kaitannya dengan virus Corona,” tegas Sidik, Sabtu, (28/3), di kediaman almarhumah.

Sidik menjelaskan, bahwa sebelumnya almarhumah telah memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi mulai tahun 2013. Bahkan, sebelum meninggal, almarhumah, ditemukan pingsan di Pasar Musi pada pukul 06.00 WIB.

“Jadi, didalam kondisi darurat seperti ini, kita bukan hanya menghadapi virus, melainkan juga pemberitaan hoax atau disinformasi. Karena itu, kami meminta warga tetap tenang dan bijak dalam menyampaikan informasi,” jelasnya.

Sidik mengimbau agar warga tetap tenang dan bijak dalam bermedia sosial. Salah satunya dengan menyaring segala informasi, khususnya terkait pemberitaan Coronavirus, yang didapatkan di jejaring komunikasi, seperti WhatsApp.

“Di kondisi darurat seperti ini, kita bukan hanya menghadapi virusnya, melainkan juga pemberitaan hoax atau disinformasi tentang Corona. Karena itu, kami meminta warga tetap tenang dan bijak dalam menyampaikan informasi,” imbuhnya.

Sidik menambahkan, bahwa salah satu bentuk menyaring informasi adalah dengan tidak langsung merespons atau menyebarluaskan berita tersebut. Namun, informasi baik berupa teks, gambar, atau video itu, diklarifikasi atau diverifikasi langsung kepada sumbernya.

“Apabila kita tidak memiliki literasi terkait pemberitaan tersebut, lebih baik tidak disampaikan kepada yang lain. Tentu hal ini juga bagian dari pencegahan secara moril,” pungkas penggemar kopi racikan itu.

Ditempat yang sama suami almarhumah Eli Sumarno membenarkan, bahwa istrinya memiliki riwayat kedua penyakit tersebut. Bahkan, selama dua pekan sebelumnya, almarhumah tidak memiliki gejala pilek atau batuk, seperti yang dialami penderita virus Corona.

“Artinya, benar bahwa Istri saya masih mengkonsumsi obat untuk darah tinggi atau jantung, seperti Captopril. Jadi informasi yang mengatakan, istri saya meninggal karena Corona itu tidak benar. Tidak ada gejala infeksi virus Corona juga sebelumnya ko,” tandasnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply