Aneh Bin Ajaib, Pelapor Dampingi Terdakwa? Komarudin: Pelanggaran Etik Advokat

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Aneh Bin Azaib, Pelapor Dampingi Terdakwa? Komarudin: Pelanggaran Etik Advokat

Terdakwa Juniar alias Vero, Agus Butarbutar dan Pdt Hosea oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwartin, SH dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mendakwa para terdakwa Pasal 244, Pasal 266 KUHP karena diduga memalsukan akta autentik (surat pernikahan dan catatan sipil pernikahan). Proses persidangan saat ini adalah agenda pemeriksaan saksi-saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Terdakwa Pdt. Hosea yang saat ini satatusnya dialihkan dari tahanan RUTAN menjadi tahanan kota di isukan mencabut surat kuasa dari Advokat Komarudin Simanjuntak, SH yang selama ini telah berjuang mendampinginya hingga dikabulkannya permohonan pengalihan tahanan.

Yang membuat heran dan terasa aneh adalah bahwa informasi pencabutan Surat Kuasa itu datang dari Kuasa pelapor advokat Situmeang melalui WhatsApp kepada advokat Komarudin Simanjuntak. “Ya, benar! Kuasa hukum pelapor yang menyatakan kepada saya lewat WhatsApp (WA). Namun sampai saat ini pencabutan surat kuasa itu belum sampai kepada saya,” ujar Komarudin Simanjuntak kepada radaronline.id lewat telepon seluler, Selasa (24/3).

Menurut Komarudin bahwa sampai adanya WA dari kuasa pelapor belum dapat menghubungi kliennya (Pdt. Hosea).

“Ini akan saya laporkan ke PERADI. Ini pelanggaran etik advokat. Ada apa dibalik pernyataan kuasa pelapor itu? Saya sudah siapkan senjata pamungkas untuk mengahadapi mereka,” tegas Komarudin.

Senjata pamungkas yang disebutkan advokat Komarudin Simanjuntak, SH itu adalah bahwa dia telah memperoleh lebih dari 200 dokumen yang mendukung bahwa Pdt. Hosea bukan pendeta gadungan.

“Saya sudah pegang lebih dari 200 dokumen pendukung bahwa Pdt. Hosea bukan pendeta gadungan. Mungkin pelapor sudah tahu itu sehingga saat ini pelapor berusaha mendekati berdakwa,” ungkap Advokat Komarudin Simanjuntak.

Sementara Agus Butarbutar salah satu terdak dalam perkara itu menilai ada kejanggalan dari pencabutan kuasa oleh Pdt. Hosea dari Advokat Komarudin Simanjuntak. “Ada permainan apa dibalik itu?” Ujarnya.

Sementara kuasa hukum pelapor Situmeang belum terkonfirmasi terkait informasi tersebut.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply