Yusra Amir: Pemkot Depok Dinilai Lambat Tangani Covid-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK –Pemerintah Kota Depok, dinilai sangat lambat untuk menangani wabah virus Corona yang sudah sangat serius ini. Sebab, jumlah korban semakin bertambah yang positif dari jumlah seblumnya hanya13 kini bertambah mencapai 15 orang, dan bahkan sudah ada yang meninggal.

” Maka dari itu Pemerintah Depok, jangan hanya himbauan saja, belum ada tindakan nyata untuk membantu masyarakat khususnya Kota Depok. Sebab, dengan adanya wabah virus Corona yang sudah merasuk kedalam sandi kehidupan manusia di berbagai kalangan dinilai tindakan pemerintah kota Depok sangat lambat. Ketakutan masyarakat setiap harinya semakin tidak terkontrol,” ujar Ketua DPD LPM Kota Depok, Yusra Amir, Rabu (25/3), di kediamannya.

Menurutnya, bahwa Pemerintah berbuat ketika sudah tidak terkontrol lagi. Jadi, dengan wabah virus Corona ini masyarakat juga dibebani oleh tinggi nya ekonomi saat ini. Sedangkan, Pemkot justru hanya lebih banyak menghimbau dibandingkan dengan tindakan yang nyata.

“ Artinya, secepatnya Pemkot harus bisa menggunakan anggaran biaya tanggap darurat melalui APBD dan APBN, seperti, Bantuan Operasional Pemerintah (BOP), Biaya Operasional Sekolah (BOS), Forum Kota Depok Sehat (FKDS) yang bisa dikucurkan untuk biaya tanggap darurat ke-setiap wilayah,” tutur Yusra.

Dia juga mempertanyakan anggaran FKDS yang nilainya mencapai 80 milyar, yang seharusnya bisa digunakan untuk biaya tanggap darurat, Hal inilah yang menjadi pertanyaan ketua LPM se-kota Depok.

“ Jadi, seluruh Ketua LPM Kelurahan menanyakan anggaran tanggap darurat seperti diabaikan. Sebab, hingga kini Pemkot lambat untuk penanganan pencegahan wabah Covid-19 tersebut,” imbuh Yusra.

Yusra menegaskan, bahwa dari lambatnya penanganan kasus Covid-19, di Kota Depok ini, berdampak sosialnya maka diharapkan tidak akan muncul kegaduhan di masyarakat.

“Jadi, diharapkan janganlah menekan masyarakat untuk berdiam diri di rumah, hindarkan kerumunan (sosial distancing) prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Namun tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Pemkot. Selanjutnya, berikanlah warga perlindungan dan penanganan yang secara nyata dirasakan oleh masyarakat khususnya di Kota Depok ini,” tandasnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply