Kadinkes Bondowoso Bantah Ada Pasien Mati Terjangkiti Virus Corona

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO –  Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Imron membantah kabar adanya kematian pasien terjangkiti corona virus desiase (COVID-19) di Rumah Sakit Umum Dr. Koesnadi Bondowoso. Menurutnya, pasien yang meninggal dunia adalah pasien sakit diabetes dan TBC.

” Itu warga Bondowoso, berkeluarga ke Kabupaten Situbondo. Pekerjaannya sebagai driver antar kota. Dia sudah memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, hipertensi dan TBC,” kata Imron di Kantor Pemerintahan Kabupaten Bondowoso, Rabu (25/3).

Imron menerangkan, pasien sempat dirawat di rumah sakit Situbondo sekira 3 hari. Kemudian, dirujuk kerumah sakit Jember semalam. Namun, pasien meninggal dunia sebelum operasi dilakukan.

“Saat di Jember, pasien diperiksa, diambil darahnya untuk di lab. Sebelum dilakukan operasi pada tenggorokan. Namun, sebelum hari ditentukannya operasi, pasien sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Imron menjelaskan, ketika dirawat dirumah sakit Situbondo pasien ditetapkan sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP)  karena memilik batuk pilek. Kemudian, rumah sakit Situbondo merujuk pasien ke Jember dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

” Karena meninggal, pasien di kirim ke RSU Soebandi. Sesuai protap, dikafani dan dibungkus plastik. Kemudian dimasukkan dalam peti,” jelasnya.

Dikatakannya, ada rekaman dari salah satu perawat, membalas percakapan rekan kerjanya. Balasan percakapan itu dibuat voice note. Rekaman itu dikirim ke dua orang rekan kerja. Dalam akhir voice note itu menimbulkan keresahan. Seoalah – olah pasien meninggal karena positif corona.

“Rekaman itu dibuat oleh salah satu perawat. Sepertinya, perawat itu tidak sempat megetik, sehingga dibuat voice note. Perawat itu sudah wanti – wanti kepada rekan kerjanya untuk tidak menyebar rekaman itu. Ternyata ada yang menyebarkan. Bagian kaliamat akhir menimbulkan keresahan,” terannya.

Imron memastikan, pasien yang dipulangkan dengan mobil ambulan negatif virus corona. Bahkan, Dinas Kesehatan Propinsi sudah mengecek mayat pasien.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply