Data Terbaru di Kota Depok Bertambah Positif Corona Jadi 15 Orang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK — Terkait Covid-19 hingga saat ini, sesuai data terbaru dari ccc-19. depok.go.id pada Selasa (24/3), menunjukan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona bertambah menjadi 15 orang, sebab sebelumnya berjumlah 13 orang.

” Jadi hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok melansir perkembangan terbaru data penyebaran virus corona di wilayah Depok khususnya. Korban positif Covid-19 bertambah dua orang menjadi 15 orang dari sebelumnya 13 orang dan yang berhasil sembuh empat orang’ Alhamdullah’ yang meninggal tidak ada,” ujar Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Selasa (24/3).

Dia menjelaskan, bahwa untuk saat ini Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat sebanyak 142 orang, maka dengan perinciannya, 131 orang masih dalam pengawasan dan 11 orang selesai dalam pengawasan. Sedangkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP), di Kota Depok berjumlah 440 orang. Untuk yang selesai pemantauan berjumlah 185 orang, dan yang masih dalam pemantauan berjumlah 255 orang.

” Jadi, sedangkan dengan rencana rapid test yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini akan dilakukan di rumah sakit, dan Puskesmas yang diperuntukan bagi PDP dan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit dengan kontak erat pasien positif yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) pelengkapnya,” jelas Dadang.

Dadang menambahkan, bahwa pihaknya memperhatikan dengan jumlah kasus COVID-19 yang masih terus bertambah, maka dari itu pihaknya mengajak warga untuk tingkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik.

” Jadi, diharapkan agar warga mematuhi dengan himbauan pemerintah. Tetap di rumah jika tidak ada kepentingan untuk keluar. Namun jika mengharuskan keluar rumah agar tetap menjaga jarak fisik agar tetap aman, kemudian selalu gunakan masker serta terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” pugkas yang merangkap Kadishub Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply