Walikota Depok Mohammad Idris Negatif Covid-19

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang menghadapi penularan infeksi virus corona tipe baru (SAR-Cov-2), maka beberapa kepala daerah dijadwalkan menjalani pemeriksaan COVID-19. Diantaranya, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasih, Wali Kota Bandung, dan Bupati Bogor.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengakui, bahwa diri sudah mengiti tes dan hasilnya negatif COVID-19. “ Artinya, dari hasil tesnya yakni negatif Covid-19. Alhamdulillah, saya dinyatakan sehat,” ucapnya, Senin (23/3).

Idris menambahkan, bahwa pihaknya juga akan menyiapkan rapid test Covid-19 untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan warga yang harus mendapatkan prioritas, sesuai jadwal yang akan kita tentukan. “Semoga seluruh upaya yang dilakukan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona berjalan lancar,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Kota Depok, sejak 18 Maret hingga 29 Mei mendatang. “Jadi, untuk memenuhi kebutuhan dalam penanganan Covid-19 tersebut butuh anggaran, maka dana tersebut berasal dari anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 20 miliar,” jelas Idris.

Idris juga memaparkan, bahwa untuk memaksimalkan penanganan kasus terkonfirmasi Covid-19, selain memfungsikan Rumah Sakit Umum Daerah sebagai rumah sakit rujukan untuk kasus ringan dan sedang, pihaknya berkoordinasi intensif dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) untuk dijadikan sebagai Rumah Sakit yang didedikasikan untuk penanganan Covid-19.

” Jadi untuk selanjutnya, pemerintah juga terus melakukan penyemprotan disinfektan ke 51 titik di area publik secara masif. Serta mengadakan sosialisasi secara mobile di seluruh wilayah di Kota Depok khususnya,” papar orang nomor satu di Kota Depok itu.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply