Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 72 Tersangka Kasus Narkoba

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA – Kepolisian Resort (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak gelar pemusnahan Narkoba dan hasil ungkap Curat, curas, dan curanmor (3C) dalam kurun waktu satu bulan, dari Januari hingga Pebruari 2020, sebanyak 72 orang tersangka, berlangsung di halaman Mapolres. Kamis (19/3).

Dalam sambutannya Kapolda Jatim, diwakili Irwasda Polda Jatim Kombespol Awi Setyono menyampaikan, kami sampaikan yaitu terkait dengan pengungkapan kasus narkotika pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari oleh Polres KP3 dan jajarannya.

“Kita lihat bersama ada sekitar 72 tersangka seluruhnya ini adalah hasil kerja keras dari rekan-rekan Polres dan Polsek jajaran nya selama periode Januari dan Februari,” kata Irwasda Polda Jatim Kombespol Awi Setyono dalam sambutannya.

Terkait dengan penangkapan Narkoba jaringan Internasional asal Sokobanah, Sampang, Madura. Disampaikan Kombespol Awi, narkotika jenis Sabu dikirim dari Malaysia ke indonesia melalui jalur Expedisi Kediri, kemydian Jember, lalu terakhir Sokobanah Sampang, Madura Dengan bentuk paketan.

“Jadi, dari rekan-rekan Sat Narkoba Polres KP3 berhasil ungkap Narkoba pada tanggal 27 Januari yang lalu. Barang bukti yang disita ada 1,5 kg, atas nama AS dan LH, warga Sokobanah, dan satu lagi DPO, untuk BB yang disita mencapai 10,68 kg ini kita lakukan pengejaran dan koordinasi dengan Malaysia,” jelas Kombespol Awi Setyono.

Tak hanya itu, pengungkapan kasus tersebut termasuk Polsek jajaran yang juga mengungkap dari periode Januari sampai dengan Februari, dengan barang bukti keseluruhan mencapai 30 kg Sabu, 37 Gram Ganja, dan 20 Butir Extacy.

“Sudah terkumpul ada sekitar 30 kg sabu, dari perinciannya jadi 1 gram itu bisa dikonsumsi 15 orang, jika 30.000 gram itu bisa menyelamatkan 450.000 orang yang kita bisa selamatkan ini,” lanjut Irwasda Polda Jatim Kombespol Awi Setyono.

Terkait dengan kasus, curat, curas, dan curanmor, ada barang bukti kontainer kemudian ada beberapa barang bukti yang juga di pamerkan saat gelar ungkap kasus. Berawal, diamankan 5 orang sindikat pencurian kontainer, modusnya pelaku memasukkan salah satu anggotanya bekerja sebagai driver kontainer.

“Modusnya sindikat pencurian ini, mereka memasukkan salah satu anggotanya menjadi driver kontainer. Pada saat pengiriman barang ke daerah Rungkut oleh pelaku dipindahkan ke daerah pergudangan di daerah Gedanga, Buduran, Sidoarjo. Kemudian, dibongkar dan di jual kepada orang-orang tertentu yang kita lagi cari karena pelaku utama juga belum kita tangkap sehingga ini masih perlu kerja keras terkait dengan 80 nya dari modus tersebut,” tegas Awi Setyono.

HOLD

Share.

About Author

Leave A Reply