Terkait Raibnya Uang 5M di Bank Prima, Hakim Tegaskan Saksi Bisa Saja Terlibat

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, SURABAYA – Nanda Dewi selaku saksi dibawah sumpah hadir dipersidangan pengadilan Negeri(PN) Surabaya, Senin (16/3), untuk didengarkan keterangannya terkait perkara raibnya uang nasabah atas nama Anugrah Yudo sebanyak Rp 5 Miliar.

Dalam keterangannya Nanda mengatakan pada saat itu custamer service (CS) memberkan informasi bahwa ada pengiriman dana yang akan dikirim atas perintah pak Agustinus kepada Ir. Susilowati, Ana mengaku atas perintah Pak agustinus, terang saksi dihadapan para Hakim.

Ketua Majelis Hakim, Johanes mempertanyakan kepada saksi bagaimana bisa hanya dengan perintah terdakwa Agustinus selaku Dirut Komersial anda mengirim uang tersebut tanpa melihat tanda tangan dari pemilik uang, permasalahannya disini pemilik uang tidak meminta uangnya dikirim untuk orang lain, tidak ada pernyataan pemilik dana.

Saya selaku teller sudah menerima berkas yang sudah lengkap, dan dirasa cukup persaratannya untuk melakukan transfer.

Kelengkapan berkas diantaranya ada cek dan aplikasi sudah lengkap, ada tanggal, ada nominal, ada nama pengiriman bank, ada penerima nomer rekening, tanda terima, asal terima, dan ada asal uang yang berupa cek, dan semua data sudah sesuai, hanya ada sumber dana tidak diisi.

“Teller tidak mengetahui kesalahan karena semua data sudah saya anggap lengkap,” terang Saksi.

Anggota hakim, Dede Suyatman menjelaskan, kalau memang semua sudah anda katakan lengkap dan tidak menyimpang, lantas apakah dana itu disetujui oleh pemilik untuk dikirim ke Susilowati, saksi menjawab, ” tidak tahu, nah ini masalahnya,” tegas Dede. “Dilanjutkan kalau seandaninya nanti terdakwa Agustinus menyelamatkan dirinya sendiri, dan membantah semua pernyataan saksi maka bisa saja saksi-saksi akan ikut terlibat untuk bertanggung jawab atas raibnya uang nasabah tersebut, masalahnya ini perintah dari atas kebawah, tanpa ada persetujuan pemilik uang. Ini bukan uang sedikit, kalau ada permintaan secara tertulis oleh pemilik uang sah-sah saja, sedangkan persoalannya, pemilik uang tidak tahu,” jelas Hakim Dede.

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply