Satpol PP Terus Monitoring Pemasangan Iklan Rokok

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Kota Depok No 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Maka, Satpol PP Kota Depok sebagai Satuan Tugas (Satgas) Penegak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berkomitmen untuk mendukung Perda tersebut.

“ Jadi Satpol PP, akan terus bersinergi dengan perangkat daerah terkait dalam penegakan Perda KTR. Satgas Penegakan KTR, Satpol PP memiliki tugas dan fungsi dalam menegakkan Perda,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, di Balai Kota Depok, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, bahwa penegakkan Perda dilakukan dengan melakukan monitoring pemasangan iklan rokok yang berada di tempat umum. Selain itu, spanduk-spanduk rokok yang tidak berizin pun akan ditertibkan keberadaannya.

“Artinya, dengan larangan pemasangan iklan maupun spanduk tentang rokok sudah tertuang pada Pasal 13 Ayat 6, bahwa setiap orang dan/atau badan dilarang menyelenggarakan kegiatan, mengiklankan atau mempromosikan secara tidak ataupun langsung tentang perusahaan produk tembakau atau lainnya,” jelas Lieda.

Lieda juga mengingatkan, bahwa pihak Satpol PP Kota Depok akan terus memonitoring iklan dan spanduk rokok. “Jadi, dengan adanya larangan dalam Perda KTR tersebut, selanjutnya jika pihak Satpol PP Depok menemukan iklan dan spanduk tentang rokok akan segera ditertibkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Depok, Muhammad Fahmi membenarkan, bahwa di dalam penertiban pihaknya mengerahkan tim Satgas Satpol PP. Seluruhnya tersebar di wilayah di Kota Depok.

“Sedangkan dari tim kami terbagi menjadi tiga diantaranya, tengah, barat dan timur. Mereka bertugas selama 24 jam melakukan pemantauan tentang adanya pelanggaran, salah satunya terkait adanya iklan maupun spanduk rokok,” ujarnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply