Korupsi Jiwasraya, BPK Menghitung Rp.16,81 Triliunan Kerugian Negara

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang tersangka, di Gedung Bundar Jl. Sultan Hasanuddin, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Selain memeriksa ke 4 tersangka itu penyidik juga memeriksa 13 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) Tbk. (PT. AJS).

“Ke 4 tersangka yang diminta keterangannya dalam pemeriksaan lanjutan, ialah Hendrisman Rahim, Harry Prasetyo, Syahmirwan, Joko Hartono Tirto,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH.

Sedangkan pemeriksaan saksi yang sebelumnya pernah di BAP oleh Tim Penyidik antara lain :

  1. Agung Tobing, nominee (lanjutan) ;
  2. Nie Swe Hoa, nominee (lanjutan) ;
  3. Utomo Puspo Suharto, Direktur / Komisaris PT. Topaz Invesment (lanjutan) ;
  4. Dicky Tjokrosaputro, keberatan atas penyitaan Apartemen Shouth Hill (lanjutan) ;
  5. Dwi Nugroho nomnee (lanjutan) ;
  6. Drs Eldin Rizal Nasution, Eks Kepala Pusat Bancassunrance dan Aliansi Stategis PT. Asuransi Jiwasraya (persero) ;
  7. Rosita, agen PT. Mirea Sekuritas ;
  8. Ruslee, keberatan atas penyitaan (lanjutan) ;
  9. Ratnawati Wihardjo, nominee (lanjutan) ;
  10. Tommy Iskandar Widjaja, nominee (lanjutan) ;
  11. Teddy Tjokrosaputro, PT. Hanson Internasional (lanjutan) ;
  12. Yandry Kurniady, nominee (lanjutan).

“Dari 13 orang saksi yang sudah diiperiksa pada hari ini dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok saksi antara lain :
a. 6 orang saksi yang namanya dipinjam dalam proses transaksi saham
b. 1 orang saksi dari karyawan PT. AJS ;
c. 2 orang saksi dari PT. Hanson Iternasional ;
d. 3 orang saksi broker / perusahaa yang melantai Bursa Efek Indonesia
e. 1 orang saksi keberatan blokir rekening saham / SID,” jelas Hari Setiyono.

Dia menambahkan selain melakukan pemeriksaan tersangka dan saksi, Tim Penyidik juga telah menerima Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK- RI) yang berdasar perhitungan total lost kerugian keuangan negara kurang lebih sebanyak Rp.16,81 triliun.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply