Rapim Kodam Hasanuddin Dibuka Pangdam, Gubernur Sulsel Siapkan Rp 8 Miliar Untuk TMMD

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka S.E membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XIV/Hasanuddin di Balai Prajurit M. Yusuf Jl. Jend Sudirman Makassar, Jum’at (6/3).

Rapim ini diikuti oleh 84 orang merupakan pimpinan seluruh satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, bertemakan “Prajurit Kodam XIV/Hasanuddin yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD.”

Pangdam dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapim ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas selama tahun 2019 dalam seluruh aspek, sebagai tindak lanjut dari Rapim TNI AD di Mabesad pada 26 Februari lalu, sekaligus menyamakan persepsi tentang garis besar program dan anggaran termasuk pokok-pokok kebijakan Pangdam Hasanuddin tahun 2020.

Mayjen Andi mengharapkan dalam pembinaan SDM para pimpinan satuan agar terus berinovasi dan berkreasi dalam meningkatkan kemampuan dan kecakapan prajurit baik individu maupun kelompok/satuan.

” Khusus satuan non Kowil agar maksimalkan kemanungalan TNI-Rakyat , dengan budayakan semangat gotong royong, tenggang rasa dan saling menghormati,” tambahnya.

Pangdam juga menuturkan terkait Pilkada serentak, agar menjunjung tinggi netralitas dan menjaga kondusifitas wilayah serta meningkatkan sinergitas dengan Polri dan Pemerintah Daerah maupun instansi terkait lainnya, sehingga pesta demokrasi dalam Pilkada dapat berjalan lancar aman dan sukses.

“Saya sampaikan agar menjunjung tinggi netralitas tidak memihak pada salah satu calon kepala daerah dan tidak boleh menggunakan fasilitas dalam rangkaian kegiatan apapun diluar tugas TNI,” tegasnya.

Terkait informasi dari BMKG tentang perkembangan cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara diprediksi memungkinkan terjadinya bencana alam, Mayjen Andi mengajak kepada seluruh jajarannya khususnya Satkowil untuk mengambil langkah antisipatif dengan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya.

Pada kegiatan Rapim tersebut selain penyampaian evaluasi pelaksanaan program tahun lalu dam program kerja tahun 2020, juga diisi oleh Gubernur Sulsel Prof, Nurdin Abdullah yang memberikan materi tentang kebijakan Pemprov Sulsel dalam pembangunan.

Nurdin Abdullah meminta program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ikut menuntaskan pembangunan jalur ke wilayah terisolasi Seko-Rampi di Luwu Utara. Dana Rp 8 miliar telah disiapkan, agar TMMD tahun 2020 di pusatkan untuk Seko-Rampi, dan Seko-Sigi, terus dari Seko ke Sulawesi Barat.

“Kami siapkan anggaran Rp 8 miliar lebih mudah-mudahan ini bisa menjadi program prioritas kita untuk TMMD, “ujar Gubernur Sulsel seperti dikutip dari Detik News.

Selain meminta agar TMMD turut membantu menuntaskan Seko, Nurdin juga menawarkan Kodam XIV Hasanuddin terkait program yang dapat disinergikan dengan Pemprov Sulsel. Pemprov Sulsel memiliki dana bantuan keuangan daerah sebesar Rp 500 M yang bisa dikolaborasikan.

“Bapak Panglima, anggaran kita Rp 300 miliar di 2019, tahun 2020 ini kami naikkan lagi Pak bersama teman-teman DPR, kita naikkan lagi menjadi Rp 500 miliar. Ya mungkin dari TNI ada ide-ide yang kira-kira kita bisa sinergikan, anggaran ini dapat kita gunakan,” pungkasnya.

BACHTIAR BARISALLANG

Sumber : Pendam Hasanuddin

Share.

About Author

Leave A Reply