Pradi Hadiri Renja Dinsos Fokus DTKS 2021

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Wakil Walikota Depok Pradi Supriata menghariri sekaligus membuka kegiatan Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, dengan tema wujudkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang berkualitas, menjadi fokus Dinas Sosial Kota Depok pada rencana kerja dalam pelaksanaannya di tahun 2021, Rabu (26/2) di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana mengungkapkan, bahwa data sangat penting karena itu merupakan basis yang harus kita miliki dan juga terus kita perbarui. Sebab, Depok memang nampaknya direpotkan juga oleh data-data yang percepatan untuk RTLH, KIS, dan kemudian untuk KIP.

” Artinya, pihaknya terkadang tidak tergarap dan tentunya SDM, yang lebih penting lagi anggaran, karena kalau berbicara data anggarannya harus besar minimal 1 miliar. Jadi dengan begitu, sasaran prioritas Dinsos di tahun 2021 yakni meningkatnya perlindungan terhadap korban bencana dan sosial, perlindungan dan jaminan sosial bagi keluarga miskin dan rentan, rehabilitasi sosial PPKS, pemberdayaan PPKS dan hak hidup dasar lansia,” ujar mantan Camat Sawangan itu.

Ditempat yang sama, Staf dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Sosial RI, Enda menerangkan, bahwa dengan lengkapnya DTKS tersebut, peran Dinas Sosial daerah sangat penting bagi terwujudnya data yang berkualitas.

“ Untuk itu, kami berharap melalui Dinas Sosial untuk melakukan perbaikan atau pemutakhiran data pertiga bulan. Jadi, setahun empat kali. Karena data itu kan dari PPLS 2011 dimutakhirkan oleh BPS tahun 2015 kemudian diberikan ke TNP2K dan pada tahun 2017 diserahkan ke Pusdatin Kemensos,” ujar Enda.

Enda juga menambahkan, bahwa data awal itu adalah pemutakhiran pada tahun 2015. Coba bayangkan, jika satu tahun dari belum di mutakhir. Jadi untuk mendorong itu semua, bagaimana peran daerah untuk melakukan verifikasi dan falidasi.

” Sedangkan untuk memepercepat infomasi data yang diterima, Kemensos telah menyediakan aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation yang telah berintegrasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang telah berganti nama menjadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),” pungkasnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply