Sempat Disegel, Pembangunan Gudang Tanpa IMB Terus Berjalan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA TANGERANG – Pembangunan 3 unit Gudang Industri di Wilayah Kecamatan Priuk Kota Tangerang yang diduga tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terus berlanjut, yang walaupun berdasarkan informasi yang dihimpun RadarOnline.id Pembangunan tersebut sudah pernah disegel oleh Satpol PP Kota Tangerang.

Semestinya bangunan yang sudah disegel tidak boleh dilanjutkan pembangunanya sampai semua administrasi perizinanya selesai di urus, kuat dugaan pembangunan gudang Milik Akong tersebut bisa berjalan mulus karena adanya oknum yang membekkingi serta adanya pembiaran dari Satpol PP Kota Tangerang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rudyanto selaku Wakil Ketua LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) DPD Tangerang Raya, berkomentar “inilah salah satu bukti bahwa Pemerintah hanya bisa tegas terhadap masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima, tapi lemah dan loyo terhadap pengusaha”, ujarnya kepada RadarOnline.id beberapa waktu lalu ketika diminta tanggapanya terkait adanya pembangunan Gudang tanpa IMB di kecamatan Priuk Kota Tangerang.

LSM Gempita DPD Tangerang Raya sudah pernah melaporkan pemilik lahan dan bangunan ke pihak Kepolisiaan Metro Tangerang terkait peralihan fungsi lahan yang diduga melanggar Peraturan Derah (Perda) No. 5 Tahun 2017 Tentang RTRW Provinsi Banten Periode 2010 sampai dengan 2032 dengan Nomor Laporan K1/DPD-GMPT/Resta/01/II/2019.

Namun laporan tersebut di cabut karena pemilik lahan dan bangunan berjanji akan mengurus dan melengkapi seluruh izin – izinya terkait pemanfaatan lahan tersebut, tapi kenyataanya sampai saat ini tidak ada, sebaiknya kepolisian melanjutkan pemeriksaan atas pemilik lahan dan bangunan tersebut.

Gufron selaku Kepala Bidang Penegakan Hukum Peraturan Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, ketika diminta tanggapanya terkait pembangunan Gudang yang tidak memiliki IMB tersebut dan sempat disegel tapi pembangunanya tetap berjalan.

“Silakan konfirmasi ke Kasi penegakan,” ujar Gufron, melalui layanan pesan WhatsApp ponselnya.

RODI SITIO

Share.

About Author

Leave A Reply