Dugaan Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya Terus Digenjot Penyidikannya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI, terus menggenjot penyidikan Siahaan korupsi PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), dan kemarim kembali melakukan pemeriksaan 11 orang saksi dan 19 orang pemilik rekening saham (SID) yang diduga terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) Tbk. (PT. AJS), Kamis (20/2).

Saksi yang dimintai keterangan antara lain;

  1. Fredy Gunawan (Direktur PT. Tandika Asri Lestari);
  2. Murdiyo, SE. (Kasi Monitoring Jasa dan Layanan Bank Jawa Tengah);
  3. Agustin Widhiastuti (Kadiv. Keuangan dan Investasi PT. AJS);
  4. Gempur Eskandaru Widansyah (Division Head KEB Hana Bank Juli 2019-sekarang );
  5. Gunawan Tjandra (Direktur PT. Corfina Capital);
  6. Nancy Pardede (Assistan Equity Sales PT. Trimegah Securitas Th. 2015);
  7. Ronald Abednego Sebayang (Komisaris PT. Pool Advista Asset Management);
  8. Damian Widjaja, SE. (Wealth Management Product Manager PT. Bank QNB Indonesia Tbk.)
  9. Safira Andika (Marketing Manager Apartement Grand Taman Melati, 10. Agustinus G. Widyomantoro (Valbury Sekuritas Indonesia);
  10. Drs M. Zamkhani (eks, Direktur SDM dan Kepatuhan PT. AJS).

Sedangkan pihak-pihak yang diminta klarifikasi dan verifikasi terkait kepemilikan SID (single invertor identification) antara lain :

  1. M. Andi Arslan Djunai, SE.;
  2. Herick Erman; 3. Mediarto Prawiro ;
  3. Mursid Mudiantoro ;
  4. Leonard Hartana;
  5. Vinisha Dixon Mohinani;
  6. Adi Suprianta;
  7. Raymond Aguswiryawan;
  8. Tri Wahyu Handayani;
  9. Andreas Eka Putra; 11. Edmond Setiadarma ;
  10. Alex Widi Kristiono ;
  11. Ferry Ricardo;
  12. Navin Kumar C Dodani;
  13. Bernard Saleh;
  14. William Honoris;
  15. Stephen Raja Ratnam; 18. Agus Hartono;
  16. Jeffry Wikarsa.

Seperti telah dirilis Rabu (19/02/2020) kemarin dan sesuai hasil rapat Tim Penyidik dengan OJK, bahwa kepada pihak pihak yang keberatan atas pemblokiran rekening saham, diberi kesempatan untuk segera mengajukan keberatan dan klarifikasi serta verifikasi tentang kepemilikan rekening sahamnya sampai dengan besok (Jum’at, 21/02/2020).

Sementara itu 11 orang saksi yang diperiksa hari ini, sebanyak 3 orang saksi merupakan pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup dan sisanya 8 orang saksi merupakan pemeriksaan perdana.

Dari 11 orang saksi dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok saksi antara lain :
a. 2 (dua) orang saksi dari management PT. AJS ;
b. 1 orang saksi dari perusahaan managemen investasi;

c. 3 orang saksi dari Bank yang bekerja sama dalam penjualan JS Saving Plan;

d. 4 orang saksi dari perusahaan emiten yang melantai di bursa saham;

e. 1 orang saksi dari managemen apartement.

“Sampai saat ini sebagian pemeriksaan saksi-saksi masih ada yang sedang berlangsung. Dan semua pihak terkait dalam perkara ini masih akan terus dilakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya,” ucap Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono SH MH.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply