Terdakwa Divonis Rehabilitasi, JPU Zainal Nyatakan Banding

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Ketua Majelis Hakim Susilo Utomo SH MH dengan anggota Indri Murtini, SH dan Oloan Harianja SH MH menjatuhkan pidana 1 tahun rehabilitasi terhadap terdakwa Amelia Mahessa Rizky alias Amel Suhery dan Yuningsih alias Yuni binti Karyoto, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

” Menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara terhadap kedua terdakwa masing-masing Amelia dan Yuningsih tetapi hukuman itu dijalani di dalam rehabilitasi sosial medis di tempat rehabilitasi Lido Jawa Barat. Hukuman itu dijatuhkan karena para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 127 UU-RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Majelis Hakim Susilo Utomo SH MH.

Dalam amar putusannya Susilo Utomo memvonis rehabilitasi medis kedua terdakwa sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan serta keterangan saksi Ahli yang dikuatkan dengan asesmen rehabilitasi.

“Ya, rehabilitasi medis yang kita jatuhkan itu sesuai fakta-fakta persidangan. Saat ditangkap mereka sedang menggunakan narkoba, itupun karena mereka diajak dan setelah sampai ditempat lalu yang mengajak itu pergi dengan alasan sesuatu dan sebentar lagi polisi datang lalu mereka ditangkap. Jadi itu sudah pertanggungjawaban hukum, sosial bahkan kepada Allah,” ujar Susilo Utomo SH MH ketika dikonfirmasi diluar persidangan.

Atas putusan hakim itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zainal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menyatakan upaya hukum banding.

“Sudah jelas dong kita banding bang! Kita menjatuhkan tuntutan 3 tahun dan 10 hari sesuai dengan Pasal 127 UU-RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kedua terdakwa kita tuntut 3 tahun dan 10 hari pidana penjara karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah memiliki sabu-sabu seberat 0,1596 grm tanpa hak,” ujar JPU Zainal diluar persidangan.

Dengan dijatuhkannya vonis rehabilitasi medis itu kedua terdakwa sangat gembira, dan mereka langsung berpelukan dengan keluarganya yang ikut menyaksikan putusan sidang itu.

“Kami menerima putusan hakim. Kami berterimakasih kepada Majelis karena telah mempertimbangkan pledoi kami,” ucap Kuasa Hukum terdakwa Adang Satria, SH Advokat dari LBH Konsorsium Pembaharuan Agrarya diluar persidangan.

Adang Satria mengatakan bahwa Terdakwa Amelia dan Yuningsih memiliki barang bukti Narkotika jenis sabu sabu dengan berat Netto 0,1596 gram adalah milik Faqih. Faqih itu belum tertangkap dan oleh polisi telah memasukannya kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Jadi para Terdakwa hanya pemakai saja sebagaimana yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam surat tuntutan nya, menggunakan narkotika bagi diri sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu kita mengajukan rehabilitasi kepada majelis sesuai Pasal 103 ayat (1) ke-a Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2007 tentang Narkotlka,” ungkap Adang Satria, SH.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply