Kejagung Terus Kembangkan dan Periksa 27 Saksi Dugaan Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), dan melakukan pemeriksa terhadap 27 saksi, di Gedung Bundar, Jl. Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (17/2).

Ke 27 orang pemilik rekening saham / SID (Single Investor Indentification) yang keberatan atas pemblokiran rekening saham yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya itu masing-masing, yakni:

Teddy Tjokrosaputro; Antoni; Sri Hati Nurani; Susanti; Nie Swe Hoa; Hendra Haryanto; Agustinus; Frederick; Sapri; Katherine Wijaya; Lindawati (Dirut PT. Universal Broker Indonesia Sekuritas); Mirawati Siti Mariam (PT. Citra Putra Mandiri); Jimmy Sutopo; Ruslee; Tjahja Juanita; Johan Imanuel; Hendriek Gunawan; Tan Tjoe Liang; Roni Subagio; Djasmanto Halim; Janner Tandra; Lie Fei Lin (Dirut PT. Danatama Kapital Investama) ; Surya Leliyana; Grace Suwondo; Roderick Widjaja Halim; Manodas Aasamal; dan, Rusli.

Sedangkan saksi yang diperiksa terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero), sebanyak 11 (sebelas) saksi, yaitu :

  1. Dwinanto Amboro ( Dirut PT. Treasure Fund Investama);
  2. Yuriko Wunas ( Complience Risk Management PT. Maybank);
  3. Dwi Laksito (Head of Bacassurance Relationship PT, AJS);
  4. Drs. Muhamad Zamkhani (Eks. Dir. SDM dan Kapatuhan PT. AJS);
  5. Dony Sudharmono Karyadi ( Kepala Divisi PT. AJS);
  6. Yosef Chandra (Dirut PT. Prospera Asset Management);
  7. Ronang Adrianto (Kepala Bagian Hukum PT. AJS Th 2010 s/d sekarang);
  8. Mohammad Rommy (Kabag. Pengembangan Dana PT. AJS);
  9. Lusiana (Kabag. Pengembangan Dana Devisi Investasi PT. AJS) ;
  10. Susan (nominee); 11. Andi Yauhari Njaw (Direktur PT. Pinnacle Persada Investama).

“Para saksi itu dapat diklasifikasi menjadi beberapa kelompok yaitu ; a. 6 orang saksi dari managemen PT. AJS baik masih aktif maupun yang sudah purna atau mantan ;
b. 3 orang saksi dari perusahaan managemen investasi ; c. 1 orang saksi dari managemen bank yang bekerja sama dengan PT. AJS dalam penjualan JS Saving Plan, d. 1 orang saksi nominee orang yang namanya dipakai dalam transaksi saham,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI kepada media.

Dan dia menjelaskan masih ada beberapa pemeriksaan saksi yang masih berlangsung saat berita ini dirilis.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply