Sekda Sampaikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir di Ijen

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Syaifullah menyampaikan total kerugian kepada istri Wakil Gubernur Jawa Timur Arumi Bachsin, akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Menurutnya, Setelah melakukan perhitungan secara global, total kerugian sekira Rp 1,8 miliar.

” Setelah kita melakukan penghitungan bersama Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Propinsi, total kerugian sekira 1,8 Miliar,” kata Syaifullah saat menyampaikan laporan di Kecamatan Ijen, Kamis (6/2).

Menurut Syaifullah, ada beberapa kebutuhan yang diperlukan oleh warga di Kecamatan Ijen pasca bencana itu.  Terutama relokasi, untuk membuat pemukiman baru.

“Mereka butuh hunian baru. Tidak mau menempati yang lama, takut kejadian itu terulang lagi,” ujarnya.

Syaifullah menerangkan, terdapat 38 rumah berada dialiran sungai saat banjir. Para penghuninya, tidak mau kembali, akibat trauma atas kejadian bencana.

“Bahasa mereka, 4 tahun membangun, hancur dalam sepuluh menit akibat banjir,” terangnya.

Syaifullah menghitung, untuk membuat satu rumah dibutuhkan anggaran sekira 50 juta. Anggaran itu akan dibangun diatas tanah yang sudah terkavling. Dari 38 rumah yang akan dibangun, dibutuhkan anggaran sekira Rp 2,8 miliar.

“Kita taksasi, total anggaran untuk membuat hunian baru sekira Rp 2,8 Miliar,” kata Syaifullah.

Dijelaskannya, kebutuhan untuk membuat hunian baru sangat mendesak. Pemerintah Daerah, kelimpungan untuk mengatasi permasalah itu dengan kekuatan Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jalan satu – satunya, meminta bantuan Pemerintahan Propinsi untuk mengatasi permasalahan itu.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply