Kasus Rasisme Mahasiswa Papua Syamsul Arifin Divonis 5 Bulan Penjara

Pinterest LinkedIn Tumblr +


RadarOnline.id, SURABAYA – Terdakwa kasus rasisme di asrama mahasiswa Papua, Syamsul Arifin dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (30/1).

Dalam putusannya Majelis hakim yang dipimpin Yohanes Hehamony menyatakan bahwa Syamsul bersalah dan dijatuhkan hukuman penjara selama lima bulan

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Syamsul Arifin dengan pidana penjara selama lima bulan,” kata Yohanes dalam sidang putusan.

Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman denda kepada terdakwa. Dia diwajibkan membayar denda sebesar Rp1 juta subsider satu bulan penjara.

“Menghukum terdakwa Syamsul Arifin membayar denda sebesar Rp1 juta subsider satu bulan kurungan,” tambah Yohanes.

Meski telah dijatuhi hukuman Syamsul yang juga merupakan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dinyatakan langsung bebas, karena sudah menjalani masa tahanan sebelum dan selama proses sidang berlangsung.

“Memerintahkan agar terdakwa dikeluarkan dari tahanan sesaat setelah putusan ini diucapkan,” terangnya.

HARIFIN

Share.

About Author

Leave A Reply