Advokat Indra Kasyanto SH: Majelis Hakim Hukum PT. KBN Bayar 10 M?

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Advokat Indara Kasyanto SH, M.Si, CPL Kuasa Hukum Penggugat Suryati, minta PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) membayar ganti rugi kepada penggugat Suryati Rp.10,876 miliar, dalam kesimpulan gugatannya yang diserahkan kepada Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (29/1).

Kepada Ketua Majelis Hakim Chrisfajar Sosiawan, SH, MH dengan Anggota Majelis Sutedjo Bimantoro, SH, MH dan Dodong Iman Rusdani, SH, MH, Indra Kasyanto, SH merinci bahwa nilai gugatan 10.876 miliar itu terdiri, kerugian materil 5,876 miliar, sebagai ganti rugi tanah seluas 2260 M2 dan kerugian inmateriil Rp. 5 miliar.

Hal itu disampaikan Indra sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan dan dokumen pendukung kepemilikan atas lahan seluas 2260 M2 atas nama Suryati di Rt.014/Rw.03, Kel. Marunda, Kec. Cilincing, Jakarta Utara.

“Penggugat mohon gugatan penggugat, replik penggugat dan alat-alat bukti tertulis berupa surat-surat yang telah diajukan sebeIumnya berikut saksi-saksi yang telah memberikan kesaksiannya dibawah sumpah dalam persidangan serta hasil berita acara pemerikasaan setempat yang telah dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim di lapangan telah membuktikan bahwa penggugat memang benar memiliki tanah seluas 2260 M2 berdasarkan Akta Hibah Nomor : S43 / 2008 Tanggal 9 Juni 2008 seluas 2260 M2 atas nama Suryati di buat di PPAT Slamat Musiyanto, SH yang berlokasi alamat di Rt.014/Rw.03 Kel. Marunda, Kec. Cilincing, Jakarta Utara belum pernah di perjual belikan sampai sekarang kepada siapapun sampai dengan saat ini sesuai dengan buku Girik C, Kel Marunda,” ungkap Indra Kasyanto.

Lebih jauh Indra mengungkapkan pendapatnya itu telah juga dikuatkan berdasarkan kesaksian Yayat Surya Purnadi, SH, MH, CPL di bawah sumpah dalam persidangan menerangkan tanah tersebut adalah Hibah dari orang tua Suryati ( H. Uman ) kepada Suryati secara terus menerus dan masih tercatat pada buku Girik Kelurahan Marunda di Buku C Nomor : 732 sebagaimana juga telah djterangkan oleh saksi Slamet ( Mantan Kasi Pemerintahan Kel. Marunda ) dalam persidangan memberikan keterangan dibawah sumpah yang pada waktu menjabat sebagai Kasi Pemerintahan telah mengecek secara langsung terhadap tanah tersebut dan dia sendiri yang menuliskan di dalam buku Letter C, Kel. Marundau.

“Bahwa di karenakan Tanah Penggugat masuk di dalam bidang Tanah No Bidang 67 berdasarkan Peta Bidang Nomor : OS/PBT/IU/XII/2018 tanggal 6 Desember 2018.atas Nama PT. Kawasan Berikat Nusantara ( KBN- Persero ) penggugat sangat dirugikan, di karenakan PT. KBN belum pernah membayar kepada Penggugat atau orang tua penggugat yang memberikan Hibah kepada Penggugat,” tambahnya.

Indra Kasyanto dalam kesimpulan gugatannya mohon kepada Majelis Hakim mengabulkan gugatannya dengar amar putusan:

  1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya;
  2. Menyatakan Akta Hibah Nomor 543/ 2008 Tanggal 9 Juni 2008 seluas : 2260 M2, sah.
  3. Menghukum Tergugat untuk membayar ganti kerugian kepada Penggugat sebesar Rp. 10.876.000.000,- dengan rincian: Kerugian Materiil Luas tanah 2260 M2 X Rp. 2.600.000, Rp. 5.876.000.000,-
    Kerugian immateriil Rp. 5 milyar,
  4. Memerintahkan Pada Panitia Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing untuk membayar pada Penggugat bidang tanah Penggugat yang terkena Trace Toll.
  5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply