Jaksa Theodora Sidang Kilat, Hakim Marbun Ok Punya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Theodora Marpaung SH MH buat sidang kilat, Hakim Tumpanuli Marbun SH MH, ok punya, jadilah sidang narkoba seperti sidang perkara tindak pidana ringan (Tipiring), sekali sidang langsung putus, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada detik-detik pergantian tahun 2019 ke tahun 2020.

Hal itu bisa terjadi diduga ada “permainan”, antara Jaksa Theodora Marpaung, SH dengan Ketua Majelis Hakim Tumpanuli Marbun, SH, MH supaya sidang cepat selesai.

Pada hari itu, Senin (23/12/2019), terjadi sidang kilat dimana JPU Theodora Marpaung membacaan surat dakwaan Terdakwa Indra Setiawan alias Indra, dan langsung pemeriksaan saksi polisi penangkap, dilanjutkan pemeriksaan Ahli dari RS Rehabilitasi Narkoba , yang diteruskan pemeriksan terdakwa, kemudian dengan pembacaan surat tuntutan dari JPU.

Diduga dari awal sudah terkondisikan semuanya, sehingga Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Tumpanuli Marbun, SH, MH pun membacakan surat putusannya.

” Sidang maraton, luar bisa! Kasus narkoba seperti sidang tipiring,” ucap salah seorang advokat berucap kaget mendengar ada sidang narkoba sidang kilat.

JPU Theodora Marpaung SH MH dalam surat dakwaannya maupun dalam surat tuntutan nya terdakwa Indra Setiawan alias Indra telah terbukti secara sah dan meyakinka bersalah melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan menjatuhkan tuntutan 8 bulan rehabilitasi di BNN Lido Cigombong, Jawa Barat dan Hakim Tumpanuli Marbun menjatuhkan putusan selama enam bulan menjalani rehabilitasi.

“Wah, hebat juga hakimnya ya? Sudah bisa menebak kalau terdakwa direhabilitasi 6 bulan maka sudah pulih dari ketergantungan narkoba,” tambah advokat yang tidak mau disebutkan namanya mengomentari vonis hakim itu.

Ketika dipertanyakan, perkara narkoba di sidangkan seperti sidang perkara tipiring, Humas PN Jakarta Utara Jootje Sampaleng, SH, MH mengatakan: Pelajari KUHAP!

Jootje Sampaleng tidak menjelaskan dengan tegas apakah kasus narkoba bisa disidangkan seperti perkara tipiring. Dia hanya berkelit dan mengatakan bahwa semua perkara ada aturannya. “Cobalah baca KUHAP, kan perlu belajar juga, maaf, saya sudah mau sidang,” ujar Jootje Sampaleng.

” Perkara narkoba tidak bisa disidangkan seperti perkara tipiring. Pasal 127 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika adalah kasus ekstra ordinary crime. Jadi kasus narkoba dan korupsi adalah musuh besar seluruh bangsa didunia. Itu masuk kejahatan luarbiasa,” ujar Dr. Fernando Silalahi ST, SH, MH, CLA. Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta itu menanggapi pertanyaan radaronline.id ketika dihubungi lewat Handphone, Minggu (26/01).

Menurut Fernado, perkara tipiring itu adalah sidang tilang lalulintas, sidang penangkapan orang-orang tunawisma, dan atau pelanggaran Ijin Mendirikan Bangunan atau yang sifatnya denda. “Dan sidang perkara tipiring itu hanya hakim tunggal,” tutupnya.

Berdasarkan fakta-fakta di lapangan didapat gambaran yang dituntut rehablitasi oleh JPU dan sidangnya kilat hanya bagi Terdakwa tertentu. Sementara terdakwa lain yang mungkin tidak punya jalur tetaplah dituntut maksimal meskipun barang bukti o,o29 grm, bahkan dilengkapi dengan surat keterangan rehabilitasi.

“Kita cari amannya saja. Daripada dicurigai pimpinan kita dapat duit, ya, diajukan rentut tinggi saja. Kalau ringan atau rendah dengan pertimbangan kemanusiaan, pimpinan malah Tanya,” ungkap jaksa yang tidak berkenaan ditulis jati dirinya itu.

Sekedar info, bahwa Theodora Marpaung ini adalah Jaksa terlama di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Sudah 4 Kepala Kejaksaan gonta-ganti, tapi Theodora Marpaung tetap menjadi “juara” bertahan.

THOMSON

Share.

About Author

Leave A Reply