Jaksa Hadirkan Saksi Korban Disidang Lanjutan Mantan Plt Kalapas LPKA Klas 1 Tangerang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGERANG – Sidang lanjutan terdakwa, Darma Lingganawati ( 51 ) binti Darma Supena mantan Pejabat Plt Kepala Lapas, Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang menghadirkan saksi korban untuk didengar keteranganya dihadapan Ketua Majelis Hakim Irvan Siregar, Rabu (15/1) di PN. Tangerang.

Andri Ferly saksi korban menerangkan dihadapan majelis hakim, ketika mengajukan, cuti sudah melalui prosedure dengan sistem berjenjang melalui Kasubsi Pembinaan, Rahmat dan selanjutnya Kasubsi mengajukan kepada terdakwa, Darma Lingganawati sebagai Plt Kalapas LPKA Kls IA Tangerang.

Menurut Andri Firly sebagai pegawai, cuti adalah kak Aparatur Sipil Negara ( ASN ) sewaktu menunjukan poto copy surat cuti yang sudah disetujui atasanya, dan tiba tiba tanpa pemberitahuan cuti yang sudah di jalani korban, dibatalkan tanpa alasan yang jelas.

Pada hari Senin, 24 Juni 2019 korban mulai masuk kerja, dan mencoba menanyakan untuk mengklarifikasi cuti yang sudah di jalani, karena ada informasi dari Kasubsi Kepegawaian cutinya di batalkan tanpa alasan yang jelas, takutnya kalau kita ingga klarifikasi kita dianggap nangkir kerja.

Saksi korban Andri dan Kasubsi Pembinaan menemui, terdakwa Darna Lingganawati di ruang Klasifikasi anak laki laki pada hari, Senin 24 Juni 2019 yang disaksikan Karyawan Lapas anak sekitar jam 10.00 Wib. Ketika menanyakan cuti yang dibatalkan terdakwa langsung emosi dan berdiri dari tempat duduknya langsung memukul korban.

Menurut teman teman korban kepada wartawan di luar sidang, persoalan ini adalah masalah harga diri, terdakwa Darma Lingganawati selaku pimpinan harusnya minta maaf kepada korban pasti di terima, dan teman teman sudah berusaha melakukan mediasi dan perdamain.

Anehnya terdakwa selaku Pejabat yang melakukan pemukulan kepada korban merasa tidak bersalah, mungkin emosi apa lagi khilap kata teman korban, harusnya kalau sudah reda kan bisa minta maaf, terdakwa mengatakan kalau tidak terima silakan lapor ke polisi.

Hasil laporan korban ke polisi dan dibuat surat Visum et Revertum Nomor P.02 /49 /337/6/2019 yang ditanda tangani dr Laras Alditsa Surya di RS Umum Kabupaten Tangerang, dan di ketahui dokter ahli Forensik Ahmad Ilham Kausar SpF, korban mengalami memar di pundak kiri yang diakibatkan pemukulan.

Dalam persidangan Penasehat hukum, terdakwa Darma Lingganawati P. Simanjuntak bersama Rekanya banyak ada argumantasi bersama jaksa Nesia, Jaksa keberatan ketika Penasehat hukum menanyakan di luar dakwaan yang tidak ada hubunganya dengan perkara.

Perbuatan terdakwa, Darma Lingganawati menurut, Nesia dan Jaksa Samsul Sahubawa, dari Kejaksaan Negeri Tangerang, dalam surat dakwaanya melanggar pasal 351 ( 1 ) tentang penganiayaan.

LIM

Share.

About Author

Leave A Reply