DRD : Bukan Hanya Bondowoso Alun-Alun Ditempati PKL

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Bondowoso Imam Tahir mengkaji, ada banyak hal yang perlu dipikirkan oleh Pemerintah Daerah untuk melakukan revitalisasi alun – alun kota. Salah satunya tentang nasib Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah sekian lama menempati Alun – alun Kota Bondowoso.

Menurut Imam Tahir, revitalisasi sah – sah saja dilakukan. Namun, dalam aplikasinya tidak ada pihak yang dirugikan. Terutama masyarakat Bondowoso yang bermata pencaharian di Alun – alun kota.

” Bondowoso bukan satu – satunya alun – alun yang ditempati oleh PKL. Banyak daerah yang sama. Kita akan membuat kajian tentang rencana revitalisasi itu, yang kemudian melahirkan rekomendasi kepada Bupati untuk menyelesaikan masalah itu,” kata Imam Tahir di gendung DPRD, Senin (23/12).

Imam Tahir mengaku sudah menerima kedatangan paguyuban PKL yang menempati Alun – alun kota. Meskipun dirinya bersama anggota DRD tidak bisa berbuat banyak tentang rencana revitalisasi alun – alun kota itu. DRD, hanya sebatas membuat kajian dan rekomendasi atas revitaliasi yang direncanakan.

“Kemarin kita menerima kunjungan PKL. Mereka enggan pindah. Saya pun berfikir, jika belum ada tempat yang representatif, cukup dirapikan saja,” ujarnya.

Diterangkannya, selain mata pencaharian PKL, ada banyak persoalan yang  juga perlu difikirkan oleh Pemerintah Daerah jika ingin melakukan revitalisasi. Terutama soal regulasi tata wilayah.

Menurutnya, banyak kawasan yang tidak sesuai dengan regulasi. Seperti kawasan perkantoran menjadi hotel. Begitu juga dengan jembatan kironggo yang dirubah menjadi wisata kuliner.

“Jika dikaji pada regulasinya, perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Intinya, setiap perencanaan yang dilakukan tidak ada pihak yang dirugikan atau terdiskreditkan atas kebijakan,” jelasnya.

SHODIQ

Share.

About Author

Leave A Reply