Pengadaan Barang/Jasa di DLHK Tangsel Terindikasi KKN

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, TANGSEL –
Tender Pengadaan Barang/Jasa di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2019 diduga tidak berjalan sesuai aturan. Indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) terkesan masih mewarnai proses tender.

Pengadaan Barang/Jasa yang terindikasi KKN itu adalah “Pengadaan Jembatan Timbang TPA Cipeucang” dan “Landasan Depo TPA Cipeucang” dengan Pagu Anggara masing-masing Rp 500.000.000,-

Penelusuran radaronline.id atas proses tender ke-2 proyek tersebut menunjukkan bahwa Pengadaan Jembatan Timbang dimenangkan oleh CV. Mandiri Baru dengan Penawaran Terkoreksi Rp 479.828.111,10. Proyek Landasan Depo dimenangkan oleh CV. Pandeglang Raya Putri dengan Penawaran (tunggal) Rp 464.014.795,38.

Indikasi persekongkolan antara CV. Pandeglang Raya Putri dan CV. Mandiri Baru dan diduga kuat melibatkan Kelompok Kerja (Pokja tim C) dan oknum-oknum tertentu di DLHK Tangsel tersirat dengan kemenangan CV. Pandeglang Raya Putri pada proyek Landasan Depo yang menang karena Penawaran Tunggal. Pada proyek Jembatan Timbang, Pandeglang Raya Putri “dikalahkan” dan CV. Mandiri Baru “dimenangkan”.

Terkait dugaan KKN pada tender ke-2 paket tersebut, Kepala DLHK Tangsel selaku PA maupun Kepala Bidang Persampahan pada DLHK Tangsel selaku PPK belum dapat dikonfirmasi. Kedua pejabat tersebut tidak berada di kantor.
“Sedang rapat diluar, Pak,” kata petugas keamanan di pintu masuk DLHK Tangsel, Rabu (27/11).

JUARA SIMANJUNTAK

Share.

About Author

Leave A Reply