Idris: Pemberian Dana CSR Sudah Diatur Dalam Perundang-Undangan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Dalam pembangunan tidak bisa terlepas dari partisipasi pengusaha, masyarakat, atau perbankan. Maka, pemberian dana CSR (Corporate Social Responsiblity) itu merupakan wujud dari kepedulian perusahaan atau perbankan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, kami sangat merespons positif pemberian dana CSR dari perusahaan atau perbankan di Kota Depok. Sebab, Pemberian dana CSR ini, merupakan salah satu komitmen pemenuhan kewajiban sosial para pemilik dana tersebut,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Jumat (18/10/2019), usai menyerahan bantuan CSR Bank Mandiri Cabang Depok di Masjid Jami Nurul Islam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Idris menambahkan, bahwa pemberian dana CSR tersebut sudah diatur dalam perundang-undangan. Untuk itu, peluang ini harus diberdayakan, antara Pemkot Depok dan perusahaan atau perbankan saling memberikan manfaat.

“Artinya, pemberian dana CSR tidak harus diberikan pada rumah ibadah saja. Melainkan untuk pengentasan kemiskinan melalui pembangunan fisik, seperti renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Jadi, melalui Lembaga CSR Pemkot Depok yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur, kami akan atur dana-dana CSR ini untuk menyukseskan program unggulan pemerintah,” pungkas orang nomor satu di Kota Depok itu.

Sementara itu, Indra B. Nasution selaku Kepala Bank Mandiri Cabang Depok menambahkan, bahwa dengan pemberian dana CSR tersebut bagian dari kepedulian sosial mereka terhadap peningkatan aktvitas keagamaan masyarakat.

“Jadi, setiap tahun pihaknya memberikan bantuan sekitar Rp 500 juta ke berbagai tempat dan segmen masyarakat. Selain itu, mayoritas memang kami memberikan dana CSR untuk rumah ibadah. Diharapkan dana yang diberikan itu bermanfaat dan membawa keberkahan,” imbuhnya.

MAULANA SAID

Share.

About Author

Leave A Reply